Belajar dari Sunnah: Beginilah cara Nabi Muhammad memakan kurma

Belajar dari Sunnah: Beginilah cara Nabi Muhammad memakan kurma

Belajar dari Sunnah: Beginilah cara Nabi Muhammad memakan kurma

Belajar dari Sunnah: Beginilah cara Nabi Muhammad memakan kurmaTERSURAT.COM – Buah Kurma sangat identik dengan bulan Ramadhan.

Dianjurkan mengonsumsi buah ini saat berpuasa karena manfaatnya. Dikutip dari berbagai sumber, ternyata banyak sekali manfaat kurma bagi kesehatan dan keselamatan manusia.

Baca Juga : 8 Khasiat Kurma Ajwa Untuk Kesehatan, Mengembalikan Cairan Tubuh Setelah Puasa


Berikut 5 keunggulan data yang salah satunya dijelaskan oleh hadits

Belajar dari Sunnah: Beginilah cara Nabi Muhammad memakan kurma

  • Makan 5 kurma bisa mengusir racun dan sihir.

Dalam Shahih Buhari dan Muslim, diriwayatkan oleh Saad bin Abi Waqash, Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Siapapun yang mengkonsumsi kurma Ajwah di pagi hari tidak akan terkena racun atau sihir pada hari itu.”

Ajwah adalah salah satu jenis kurma yang berasal dari Madinah dan dikenal sebagai kurma Hijaz terbaik dari semua jenis. Bentuknya bagus, padat dan agak keras, tapi mengandung kurma paling enak, harum dan paling lembut. Jika Anda mensurvei pasar, biasanya memiliki harga tertinggi di antara yang lainnya.

  • Kurma ajwa berasal dari surga dan dapat menyembuhkan racun

Seperti yang dikatakan Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam: “Tanggal’ Ajwah dari surga, itu adalah obat untuk racun”.HR. Ibn Majah dengan rantai transmisi otentik.

  • Data mencegah pemiliknya kelaparan.

– Rumah tanpa tamr (kurma kering) akan membuat penghuninya kelaparan ”(HR. Muslim No. 2046)

– Rumah tanpa tamr (kurma kering), seperti rumah tanpa makanan ”(HR. Ibn Majah No. 3328)

    • Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam mencontohkan kurma ketika ia memerintahkan orang-orang ini untuk bersedekah.

 

    • Tentang Sahabat Adiy bin Hatim, Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam berkata

: “Kalian yang bisa berlindung dari api neraka bahkan dengan sebutir Tamr, lakukanlah.”

    • (HR. Muslim No. 1016, HR. Bukhari No. 6023 dan HR At-Tirmizdi No. 2415).

  • Bagaimana Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam memakan kurma:
Baca Juga  5 tips membeli ikan hias agar tidak tertipu

 

– Campur dengan keju di HR. Abu Dawud No. 3837 dan Ibn Majah No. 3343

Imam ibn al-Qayyim menjelaskan bahwa zuddah (keju) dapat berfungsi untuk melembutkan feses, mengendurkan saraf serta pembengkakan pada empedu dan kerongkongan. Saat gusi bayi dioleskan, mereka mempercepat pertumbuhan gigi.

– Campur dengan mentimun, HR. Muslim No. 2043, HR. Bukhari No. 5440. Rasa panas pada kurma dapat mengimbangi rasa dingin pada mentimun, karena mentimun agak sulit dicerna di perut, dingin dan terkadang berbahaya. Pelajaran yang luar biasa dari rasul kita.

– Makan kurma dengan semangka, HR. Abu Dawud no. 3836.

– Anjurkan dengan kurma basah (ruthab), bila tidak dengan kurma kering, bila tidak dengan air minum, teguk demi teguk. HR Abu Dawud No. 2356.

Hadits ini mengandung hikmah yang tinggi tentang kesehatan. Yang dibutuhkan orang yang berpuasa adalah gula yang mudah diserap oleh darah, lambung, dan usus. Zat gula (glukosa dan fruktosa) membutuhkan waktu 5-10 menit untuk diserap oleh usus manusia saat kosong. Sehingga waktunya bisa digunakan sementara untuk salat Maghrib.

– Larang janji makan untuk orang yang baru saja sembuh dari penyakit. Abu Dawud No. 3856.

– Bisa makan kurma meski sakit mata, HR. Ibn Majah No. 3343.

– Diperintahkan untuk tidak membuang kurma yang ada ulat di dalamnya, tapi untuk membersihkannya, HR. Abu Dawud No. 3832.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *