Spezia Melawan Roma Adalah Pertandingan Dramatis

Roma sukses menang 1-0 saat bertandang ke markas Spezia, Stadio Alberto Pico, pada partai 27 Serie A 2021/22, Senin (28 Februari 2022), dini hari WIB.
Lebih banyak pemain dari akhir babak pertama, Roma berjuang untuk mencetak gol sebelum akhir waktu di babak kedua. Tami Abraham juga menjadi pahlawan Jalorossi dari titik penalti di penghujung pertandingan.
Dengan hasil ini, Roma berhak naik ke peringkat enam dengan 44 poin, sedangkan Spezia tertahan di peringkat 16 dengan 26 poin.

Putaran pertama

Roma segera setelah awal pertandingan mencoba tancap gas. Sayang, peluang yang ditinggalkan Gianluca Mancini kepada Lorenzo Pellegrini tak kunjung terwujud.
Pellegrini kembali mengedarkan ancaman untuk membela Spezia.

Namun, tendangannya berhasil digagalkan tiang gawang pada menit ke-18, dan rebound Tami Abraham diblok oleh Ivan Provedel.
Menjelang akhir babak pertama, Spezia harus melanjutkan pertandingan dengan 10 pemain setelah Kelvin Amian menerima kartu kuning kedua yang dikenal dengan kartu merah. Hasil 0:0 bertahan hingga jeda.

Putaran kedua

Kembali dari ruang ganti, Roma yang kini semakin banyak mendominasi permainan semakin leluasa. Namun, Gallors masih kesulitan mencetak gol.
Provedel menonjol di bawah pemerintahan Spezia. Kiper berusia 27 tahun itu lebih dari satu kali berhasil mempertahankan peluang yang dimiliki pemain Roma.

Serangan terus menerus dari “Roma” tidak bisa menembus gerbang “Spezia”. Di detik-detik terakhir pertandingan, wasit memberikan hadiah penalti untuk Roma setelah menonton VAR.
Maggiore sedang mempertimbangkan untuk melanggar Niccolo Zaniolo di area terlarang. Abraham, yang menjadi algojo, melakukan pekerjaan dengan baik. Roma pun menang 1-0.

Susunan pemain

Jenis: Dilakukan; Amiens, Ehrlich, Nicholas, Sungai; Kivior, Sala (Maggiore, 13′), S. Bastoni (Gjasi, 63′); Agudello, Verde (Salva Ferrer, 46′); Nzola.
Roma: Rui Patricio; Mancini (Zaniolo, 46′), Smalling, Kumbula; Karsdorp, Cristante, Veretu (El Shaarawy, 68′), Zalevski (Shomurodov, 80′); Mkhitaryan (Beauvais 90′), Pellegrini; Ibrahim.

Jalanya pertandingan

Roma berbagi ancaman di awal laga. Gianluca Mancini menjatuhkan kiper dengan kepalanya, yang menyambut kanopi Jordan Veretu.

Tendangan Lorenzo Pellegrini di menit kedelapan nyaris saja berakhir di sebelah kiri gawang. Spezia kembali delapan menit kemudian, dan Daniele Verde gagal mencetak gol.

Lebih banyak tekanan dari Roma di menit 18. Tembakan Pellegrini masih bisa diblok, setelah itu ada peluang bagi Tami Abraham yang juga berhasil digagalkan Ivan Provedel.

Tendangan bebas Verde, bagaimanapun, meleset dari sisi kiri gawang pada menit ke-42. Tiga menit kemudian Spezia kalah dari Calvin Amian, menerima kartu kuning kedua dari wasit.

Roma mengancam sebelum turun minum. Tembakan Abraham nyaris meleset. Tidak ada gol di babak pertama.

Roma menambah kekuatan di babak kedua dengan mengganti Mancini dengan Niccolo Zaniolo. Sundulan Abraham di awal babak kedua disusul dengan situasi yang hampir mendekati sepak pojok.

Upaya Brian Cristante membentur tiang pada menit ke-49, setelah itu tembakan Pellegrini dihentikan oleh kiper.

Spezia mendapat peluang bagus pada menit ke-56. Pukulan berat M’Bala Nzola diblok oleh Rui Patricio.

Roma mengancam akan membalas dalam satu menit. Veretout tidak bisa menemukan bola dari posisi bagus di area penalti, tendangannya sedikit melambung ke kanan.

Para tamu terus mendorong. Tembakan Pellegrini berhasil diselamatkan oleh kiper pada menit ke-70, serta tembakan bertahan oleh Niccolo Zaniolo.

Tembakan kuat Henrikh Mkhitaryan di menit ke-79 melesat melewati gawang. Tendangan bebas Pellegrini pada menit ke-87 juga tidak membuahkan gol, yang berakhir dengan selisih kecil dari sisi kiri.

Krisis terjadi di kotak penalti Spezia pada menit ke-91, diawali dengan tembakan Mkhitaryan. Pellegrini gagal mencetak gol, Abraham dan Shomrudov gagal!

Kekacauan baru dalam dua menit! Dua tendangan sudut Roma membentur mistar gawang sebelum Spezia membersihkan bola. Sistem VAR kemudian menganalisis insiden tersebut dan memanggil hakim untuk mengulanginya. Penalti untuk Roma setelah pelanggaran Giulio Maggiore melawan Zaniolo!

Abraham berkembang sebagai pelaksana dan TUJUAN! Tembakannya mengarah ke pojok kiri bawah gawang, tak menyentuh Ivan Provedel. Roma pun menang 1-0.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *