Pengertian Lengkap Dari Espresso Yang Wajib Barista Ketahui

Apa yang disebut dengan espresso? Kita semua mungkin pernah mendengar kata itu. Menu ini tersedia di hampir semua kafe, dan mungkin kita memesannya tanpa memahami apa itu espresso. Jadi apa bedanya dengan ristretto? Atau Lugo? Dalam posting ini, Coffeelocator mengeksplorasi secara rinci minuman kopi pekat yang disebut espresso ini.

Sebelum masuk ke pembahasan, ada baiknya kita semua memahami terlebih dahulu beberapa istilah berikut ini:
• Dosis = jumlah kopi bubuk yang digunakan untuk membuat espresso.
• Yield = banyak cairan kopi yang didapat selama persiapan espresso.
• Ukuran penggilingan = derajat penggilingan untuk ampas kopi yang ingin digunakan.
• Portafilter = alat untuk menampung ampas kopi dan tempat berlangsungnya proses memasak espresso.
• Rasio minuman = perbandingan antara dosis yang digunakan dengan rendemen yang dihasilkan.
• Catatan = Dosis dan hasil biasanya diukur dalam berat dan gram.
Setelah kita terbiasa dengan terminologi di atas, kita bisa mulai berbicara tentang espresso.

Espreso

Espresso sendiri berasal dari bahasa Italia yang berarti express atau cepat. Memang proses pembuatan espresso sangat cepat, hanya membutuhkan waktu 20-25 detik untuk satu cangkir espresso.
Menurut Coffeelocator, espresso adalah proses pembuatan kopi di mana bubuk kopi dikompresi pada tekanan 9 bar saat air panas mengalir pada suhu tinggi sekitar 90-95 derajat Celcius selama sekitar 20-25 detik. Hasil dari proses ini adalah secangkir kecil kopi kental dengan lapisan tipis campuran mentega, protein, dan gula berwarna cokelat keemasan di atasnya. Lapisan ini disebut krim.
Berikut ini adalah contoh variabel espresso yang ideal (dengan asumsi Anda menggunakan portofolio 18 g):
– Dosis = 18 gram.
– Rasio persiapan = 1:1
– Hasil = 18 g
– Waktu = 25 detik
Ini disebut Espresso untuk tembakan satu kali.
Tetapi jika dua Single Shot Espresso digabungkan dalam 1 cangkir, maka disebut Double Shot Espresso.

Baca Juga  Kreativitas kerajinan boneka porselen, bisa dapat keuntungan berlipat ganda

Ristreto

Ristretto berasal dari bahasa Italia yang jika diubah menjadi bahasa Inggris berarti Limited yang berarti terbatas atau dibatasi. Proses produksinya hampir sama dengan espresso, bedanya waktu dan rendemennya dibelah dua.
Di bawah ini adalah contoh variabel ideal untuk membuat ristretto (dengan asumsi portofolio 18 g digunakan):
– Dosis = 18 gram.
– Rasio persiapan = 1: 0,5
– Hasil = 9 g
– Waktu = 15 detik
Ini disebut Ristretto Tembakan Tunggal.
Mirip dengan espresso, jika dua Single Shot Ristretto digabungkan dalam 1 cangkir, maka disebut Ristretto Double Shot.
Karena waktu brewing adalah setengah dari waktu espresso, maka rasa yang didapat dari risotto cenderung lebih asam dengan intensitas kopi yang lebih pekat.

Lungo

Lungo berasal dari bahasa Italia, yang berarti “panjang” dalam bahasa Inggris. Ya, lungo butuh waktu lama untuk membuat espresso atau risto.
Berikut ini adalah contoh variabel ideal untuk membuat Lungo (asumsi menggunakan portofolio 18 g):
– Dosis = 18 gram.
– Rasio persiapan = 1: 2
– Hasil = 36 gr.
– Waktu = 50 detik
Ini disebut Single Shot Lungo.
Karena proses produksi yang lebih lama, rasa kopi yang diperoleh cenderung lebih pahit, dan intensitasnya tidak terlalu padat.

Catatan = Variabel di atas dapat bervariasi tergantung pada preferensi rasa dan biji kopi yang digunakan.

Jadi pertanyaannya, apakah Double Shot Ristretto sama dengan Single Shot Espresso? Atau apakah Double Shot Espresso sama dengan Single Shot Lungo?

Jawabannya hanya berat kulturnya saja yang sama, namun jika diminum maka rasa yang dihasilkan akan sangat berbeda.

Begitu banyak untuk posting espresso. Jika ada yang ingin menambahkan atau bertanya bisa langsung ke kolom “Komentar”.

Baca Juga  Harus Tau Jenis Penggiling Kopi Dan Cara Pemakaianya

Tetaplah bersama kami! Pada postingan selanjutnya, kita akan membahas berbagai jenis minuman berbahan dasar espresso.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *