Lakukan Tips Ini Untuk Atasi Flu Gejala Omicron

Beberapa ahli mengklaim bahwa varian Omicron dari COVID -19 menyebabkan gejala yang lebih ringan dibandingkan varian lain seperti Delta. Bahkan, disebut mirip dengan flu biasa.
Hal ini diketahui dari pernyataan Dr Erlina Burhan, Presiden Kelompok Kerja Infeksi Kantor Pusat Perhimpunan Paru Indonesia (PDPI), pada konferensi pers virtual bertajuk “Perkembangan Terkini Varian OMikron COVID -19”. mata pelajaran”, Senin (24/1/2022).

Gejala yang ditimbulkan oleh Omicron bisa berupa batuk, pilek, hidung tersumbat dan terkadang bisa menyebabkan demam pada beberapa pasien, ujarnya.
Demam adalah salah satu gejala Omicron selain sakit tenggorokan, batuk dan flu. Menurut Kementerian Kesehatan (Kemenkesh), gejala ini bisa diatasi dengan mengonsumsi obat bebas yang bisa dibeli tanpa resep dokter.

Juru bicara Kementerian Kesehatan Kota untuk vaksinasi Covid-19, Nadia Tarmizi, mengatakan obat yang dijual bebas dapat digunakan untuk meredakan gejala Omicron. Namun, ini hanya berlaku untuk pasien dengan gejala ringan atau tanpa gejala. Pasalnya, dua pasien tersebut tidak membutuhkan obat antivirus selama isolasi mandiri.

“Gejalanya mirip banget (flu biasa): batuk, pilek, hidung tersumbat, lalu keluar cairan hidung atau pilek, dan perasaan lesu, lemas, kadang demam, seperti masuk angin,” kata dokter. . , Erlina Burkan.

Berbicara tentang demam, ada beberapa cara untuk meredakannya selain menggunakan obat-obatan. Sangat membantu dalam meredakan gejala Omicron yang dialami oleh pasien dengan COVID -19, termasuk Omicron.

Kasus COVID-19 varian omicron sepertinya semakin hari semakin panas. Hingga Senin (14 Februari 2022), terdapat 36.501 kasus baru di Indonesia.
Beberapa ahli juga mengklaim bahwa varian Omicron ini 5 kali lebih menular daripada varian lain seperti Delta. Namun, gejala yang ditimbulkan kurang terasa dan bahkan disebut flu biasa.

Baca Juga  Cara Menambah Berat Badan Secara Alami

Hal itu ditegaskan oleh Dr Erlina Burhan, Ketua Kelompok Kerja Infeksi Kantor Pusat Perhimpunan Paru Indonesia (PDPI), dalam konferensi pers virtual bertajuk “Perkembangan Terkini Varian Omikron Kasus COVID-19”. , Senin (24/1/2022).

Gejala yang disebabkan oleh Omicron mungkin termasuk batuk, pilek dan hidung tersumbat, katanya.

“Gejalanya mirip banget (flu biasa): batuk, pilek, hidung tersumbat, lalu keluar cairan hidung atau pilek, dan perasaan lesu, lemas, kadang demam, seperti masuk angin,” kata dokter. . , Erlina Burkan.

Berbicara tentang hidung tersumbat, ada beberapa cara untuk mengatasinya. Dan, tentu saja, itu juga dapat membantu pasien meringankan gejala Omicron.

Cara mengatasi ketika anda terkena gejala omicron :
Jadi bagaimana Anda melakukannya? Dikutip dari Healthline, Senin (2 Februari), berikut informasinya guys.

1. Mandi air panas

Mandi air hangat dapat membantu meredakan hidung tersumbat. Pasalnya, uap yang didapat dari air panas bisa mengencerkan lendir yang menempel di hidung. Cobalah mengambil beberapa napas dalam-dalam untuk meredakan hidung tersumbat.

2. Makan sup ayam

Studi menunjukkan bahwa kaldu ayam memiliki sifat penyembuhan dan anti-inflamasi, membantu meredakan hidung tersumbat.

Dikutip dari Medical News Today: Sup ayam panas membantu melonggarkan lendir hidung yang tersumbat.

3. Tetap terhidrasi

Jika hidung Anda tersumbat karena Omicron, cobalah minum air putih atau minuman sehat lainnya agar tetap terhidrasi. Pasalnya, minum air putih yang cukup dapat membantu mengencerkan lendir yang menempel di hidung.

4. Makan snack dan makanan yang mudah dicerna

Makan makanan bergizi yang kaya serat untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Semakin sehat pola makannya, semakin cepat Anda menghilangkan demam.

5. Istirahat

Saat demam, disarankan agar Anda cukup istirahat dan tidak melakukan aktivitas yang tidak perlu. Pasalnya, suhu tubuh akan semakin tinggi jika seseorang banyak bergerak dan lelah.

Baca Juga  Tips Ampuh Untuk Menghilangkan Kantuk Saat Mengemudi

6. Jangan memakai pakaian yang tebal

Biasanya ketika suhu tinggi, orang tersebut mengambil tindakan untuk mengenakan pakaian dan selimut tebal. Penyebabnya adalah cepat berkeringat dan penurunan suhu tubuh. Meskipun hal ini tidak boleh dilakukan, karena bahan yang padat justru akan mencegah panas keluar dari tubuh.

Oleh karena itu, disarankan untuk memakai pakaian dan selimut yang ringan agar suhu bisa cepat turun. Anda juga bisa mandi air hangat atau mengompres dengan handuk untuk menurunkan demam.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *