Cara Efektif Dan Sederhana Untuk Menghemat Listrik Di Rumah

Listrik merupakan salah satu kebutuhan pokok manusia saat ini. Penggunaan listrik akhir-akhir ini terus meningkat, namun ketersediaannya tidak mencukupi.
Ketidakmampuan negara dalam merespon kebutuhan listrik dibuktikan dengan masih adanya daerah-daerah yang belum teraliri listrik yang dihasilkan oleh pembangkit-pembangkit listrik di negara kita.

Sementara itu, data komposisi konsumen listrik di Indonesia menunjukkan tingginya peran konsumen listrik di sektor domestik, yaitu sekitar 48,38%. Jumlah konsumen yang begitu besar di sektor perumahan berarti bahwa dalam upaya pengurangan konsumsi listrik perlu memperhatikan perilaku konsumen listrik di sektor perumahan.
Salah satu upaya sederhana yang dapat kita lakukan untuk mengatasi dampak negatif dari penggunaan listrik yang berlebihan adalah dengan menghemat listrik.

Berikut rangkuman lengkap cara efektif dan mudah menghemat energi di rumah, seperti dirangkum dari berbagai sumber :

Matikan lampu saat Anda tidak membutuhkannya

Cara pertama untuk menghemat energi di rumah adalah dengan mematikan lampu saat Anda tidak membutuhkannya lagi. Nyalakan lampu hanya saat dibutuhkan dan matikan di siang hari. Coba matikan lampu di bagian rumah yang tidak Anda butuhkan. Seperti di ruang tamu, di kamar mandi dan bagian lainnya.

Matikan elektronik yang tidak perlu

Cara menghemat energi di rumah selanjutnya adalah dengan mematikan alat elektronik yang sudah tidak diperlukan lagi, antara lain TV, kipas angin, stereo, dan komputer. Membiarkan elektronik menyala berarti listrik padam secara tidak perlu. Sisa listrik dapat menambahkan hingga 10% dari konsumsi listrik tahunan rata-rata rumah tangga.

Baca Juga  Cara Ampuh Atasi Bau Mulut Pada Ibu Hamil

Hemat air

Kelambu tidak hanya mematikan lampu dan elektronik, tetapi juga secara tidak langsung dapat menghemat energi dengan menghemat air. Beberapa orang menggunakan pompa air listrik untuk mendapatkan sumber air. Cara hemat listrik ini tentunya juga mengkonsumsi listrik yang cukup banyak.
Dengan penghematan air, motor pompa air berjalan lebih jarang. Usahakan memiliki tangki air agar motor pompa otomatis tidak terlalu sering distarter. Saat menyikat gigi, menyikat rambut atau mencuci mobil, matikan air sampai benar-benar membutuhkannya.

Beli produk hemat energi

Saat ini sudah banyak peralatan rumah tangga yang ekonomis dan ramah lingkungan di pasaran. Misalnya, bohlam LED dirancang untuk memberikan lebih banyak cahaya alami sambil mengonsumsi lebih sedikit energi daripada bohlam standar. Beberapa produk elektronik, seperti AC dan mesin cuci, juga banyak tersedia dalam bentuk hemat energi.

Ganti bohlam untuk menghemat energi

Cara menghemat energi selanjutnya adalah dengan mengganti bola lampu. Lampu pijar tradisional mengkonsumsi listrik dalam jumlah yang berlebihan dan perlu diganti lebih sering daripada alternatif hemat energinya. Meskipun bola lampu hemat energi lebih mahal, namun hemat energi dan memiliki masa pakai yang lebih lama. Ganti bola lampu konvensional dengan LED. Bohlam LED bahkan lebih baik daripada bohlam compact fluorescent (CFL).
Mengganti hanya satu lampu pijar 60 W dengan LED yang digunakan 4 jam sehari dapat menghasilkan penghematan tahunan yang lebih besar. LED juga akan bertahan lebih lama dari lampu pijar.

Manfaatkan matahari

Cara menghemat listrik di rumah selanjutnya adalah dengan menggunakan sinar matahari pada siang hari. Saat membangun rumah, pasang jendela yang dapat menyerap sinar matahari secara maksimal di siang hari.
Selain itu, Anda bisa mencoba memasang atap transparan di rumah untuk mendapatkan cahaya alami. Dengan demikian, ruangan tetap terang di siang hari tanpa bantuan lampu.

Baca Juga  Berbagai Jenis Tembakau Dan Cara Mencampurnya Untuk Mempertahankan Nuansa Lezat

Perhatikan perawatan barang elektronik

Selanjutnya, Anda perlu tahu bahwa peralatan elektronik seperti TV, AC, oven microwave, dan lainnya akan bekerja lebih efisien dan menghemat energi di rumah Anda jika Anda merawatnya dengan benar. Misalnya, ketika filter AC tersumbat, suhu AC menjadi tidak stabil dan Anda cenderung menurunkan suhu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *