Patut Dicoba 4 Pose Tidur Yang Mengurangi Nyeri Haid

Menstruasi mengganggu aktivitas sehari-hari kebanyakan wanita dan mengurangi kualitas tidur. Tidak, dengan datangnya menstruasi, wanita sering mengalami kram perut, mual, sakit kepala dan perubahan hormonal. Jika iya, ada cara mendapatkan posisi tidur untuk mengurangi nyeri haid.
Ah! Posisi tidur yang tepat saat kram menstruasi dapat meredakan nyeri dan menjamin tidur yang sehat. Lantas, bagaimana posisi tidur yang tepat untuk meredakan kram menstruasi? Simak ulasan berikut ini, ya.

Penyebab nyeri haid
Sebelum mengetahui di posisi apa sebaiknya tidur kram menstruasi, ada baiknya ibu memahami terlebih dahulu penyebab kram menstruasi atau dismenore yang sering dialami wanita setiap bulannya.
Nyeri haid terjadi ketika rahim berkontraksi untuk membersihkan fusi yang menebal. Ketika pembuahan tidak terjadi, tubuh menurunkan kadar progesteron. Hal inilah yang menyebabkan rahim membengkak dan keluar berupa darah atau biasa disebut menstruasi.

Kontraksi uterus yang terlalu kuat selama proses nekrosis dapat memberikan tekanan pada pembuluh darah di daerah tersebut. Akibatnya, suplai oksigen ke rahim berkurang sehingga menimbulkan rasa sakit atau kram saat menstruasi.
Posisi tidur untuk mengurangi nyeri haid
Nah, berikut ini beberapa pose tidur untuk meredakan kram menstruasi yang bisa Bunda coba.

1. Posisi anak anak

Baby pose tentu sudah tidak asing lagi bagi para ibu yang sering berlatih yoga atau sering melakukannya. Posisi ini biasanya digunakan untuk memberikan istirahat istirahat. Cara melakukan posisi anak adalah dengan memiringkan badan ke depan dengan kepala di atas tempat tidur. Dalam posisi ini, kaki dekat dengan tubuh.
Bu, pose tidur untuk mengurangi kram menstruasi ini lebih efektif jika dipadukan dengan berbagai pose yoga lainnya.

Baca Juga  Metode ERACS Kini Jadi Banyak Di Minati Para Ibu Hamil

2. Bantal bulat di bawah lutut

Pernahkah Anda mencoba meletakkan bantal di bawah lutut saat Anda tidur untuk meredakan kram menstruasi? Jika belum, cobalah untuk menerapkannya. Jika Anda tidak memiliki bantal bundar, bungkus handuk di sekitar lutut Anda. Agar tidak mempengaruhi aliran darah secara umum, pastikan kaki Anda tetap lurus, ya.

3. Tidur telentang

Posisi tidur lain yang dapat mengurangi kram menstruasi adalah tidur telentang. Pose ini menawarkan pijatan untuk perut sebelum tidur. Untuk merasa lebih nyaman, gunakan minyak aromaterapi saat memijat perut dengan lembut.

Tips tidur untuk kram menstruasi

Selain menggunakan posisi tidur untuk mengurangi nyeri haid, ada beberapa tips yang bisa Anda coba untuk membuat Anda tertidur.
• Minum obat pereda nyeri seperti ibuprofen dan asetaminofen.
Mandi air hangat sebelum tidur untuk meregangkan otot-otot Anda yang sebelumnya tegang dan merilekskan tubuh Anda.
• Pastikan suhu ruangan dingin sehingga Anda dapat menurunkan suhu tubuh yang sebelumnya meningkat.
Gunakan bantalan kaki ekstra untuk merasa lebih nyaman.
Peras perut bagian bawah dengan air hangat.

Hal-hal lain yang membantu mengurangi kram menstruasi

Selain posisi tidur, ada cara lain untuk meredakan nyeri haid, antara lain:
1. Perbanyak minum air putih
Saat sedang menstruasi, usahakan maksimalkan asupan cairan, Moms. Anda bisa minum air hangat untuk meningkatkan sirkulasi dan mengendurkan otot perut.
Mom cukup mencampurkan air dengan perasan lemon agar lebih segar dan menggugah selera.

2. Lakukan pijatan ringan
Melakukan pijatan ringan dapat membantu mengurangi kram yang Anda rasakan. Caranya adalah pijat selama kurang lebih 5 menit dengan gerakan lembut dengan campuran minyak atsiri dan minyak kelapa.
Campuran kedua minyak ini secara alami memiliki sifat anti nyeri dan anti inflamasi, sehingga baik untuk meredakan nyeri haid yang Anda alami.

Baca Juga  Kenali Tanda-Tanda Kehamilan Sebelum Haid Berakhir

3. Metode relaksasi
Teknik relaksasi seperti Pilates, yoga atau meditasi efektif dalam menjernihkan pikiran Anda dari kram dan nyeri menstruasi. Tahukah Anda, beberapa pose yoga juga bisa meredakan nyeri punggung saat menstruasi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *