Berikut Cara Meredakan Demam Pada Anak Dengan Bawang Merah

Ternyata ibu saya juga sering menggunakan bawang merah untuk memasak.
Tiba-tiba panas? Sebagian besar orang tua seharusnya mengkhawatirkan hal ini. Kebanyakan orang tua harus selalu bangun dan menyimpan obat antipiretik untuk anak mereka di rumah. Tetapi bagaimana jika obatnya terbuka? Bisakah sayuran yang ditanam di rumah menyelamatkan nyawa?

Bawang merah merupakan salah satu bahan alami yang dipercaya dapat membuat bayi tetap hangat. Lantas, bagaimana cara menurunkan suhu bayi bawah merah? Dan apakah cara ini terbukti secara ilmiah dapat menurunkan suhu tubuh anak? Mari kita perhatikan pernyataan berikut!

Cara menurunkan suhu dengan bawang merah pada bayi

Jika Anda kekurangan obat antipiretik dan ingin menurunkan demam dengan bawang bombay, ikuti langkah-langkah sederhana ini untuk menurunkan demam dengan bawang:

1. Campur bawang merah dan minyak
Cara pertama menurunkan suhu tubuh bayi dengan bawang putih adalah dengan mencampurnya dengan minyak. Bawang putih yang dicampur dengan minyak zaitun atau minyak kayu putih dapat digunakan untuk meredakan demam.
Pertama siapkan 2-3 bawang merah, lalu gosok kulitnya. Kemudian potong bawang bombay dan jangan sampai terlalu matang. Di akhir pemotongan, bawang bombay langsung diolesi minyak.
Membuat beberapa mentega. Karena Anda hanya membutuhkan minyak untuk memudahkan pelumasan bawang merah.

2.Oleskan langsung ke tubuh anak
Cara menurunkan suhu bayi dengan bawang bombay selanjutnya adalah dengan mengoleskannya langsung pada tubuh bayi. Ibu juga bisa mengoleskan bawang bombay di berbagai area tubuh bayi. Namun, berbeda dengan yang sebelumnya, jika ingin mengaplikasikannya secara langsung, bawang bombay tidak perlu dicincang halus.
Hanya perlu dipotong dua dan ditempelkan ke tubuh bayi. Cara ini opsional jika anak khawatir akan pengisian tiga minyak atau minyak kayu putih yang terlalu panas untuk melumasi tubuh.
Moms bisa mengaplikasikannya di berbagai area seperti ubun-ubun, perut, punggung, dada, kaki, dan sarung tangan. Untuk membuat aplikasi lebih mudah digunakan, Anda dapat meminta anak Anda untuk membuka pakaian terlebih dahulu.
Kemudian diamkan dan gosok dengan bawang putih. Pastikan ibu melumasi minyak saat memijat tubuh bayi agar ia merasa nyaman.

Baca Juga  Ketahuilah Berikut Cara membuat konten menarik di media sosial

3. Gunakan bawang merah atau minyak bawang saat Anda tidur.
Cara menurunkan suhu tubuh bayi selanjutnya dengan bawang merah adalah dengan menggosoknya saat bayi tertidur. Jika ingin mengoleskan minyak bawang atau minyak secara langsung, sebaiknya bayi mengoleskannya saat tidur. Dengan cara ini bayi akan merasa lebih nyaman dan tidak akan terganggu dengan bau bawang.
Meskipun bawang bombay telah terbukti efektif meredakan demam pada anak, Anda harus mendiskusikannya dengan dokter Anda.
Untuk alasan keamanan, pastikan bayi Anda tidak kepanasan. Selain itu, bawang bombay dapat mengiritasi kulit bayi Anda, jadi konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter saat mengoleskan bawang bombay pada kulit bayi Anda.

Mengapa Bawang Merah mampu meredakan panas bayi?

Bawang merah adalah varietas bawang merah terkecil di antara bawang putih dan bawang putih. Bawang merah merupakan salah satu bumbu masakan Indonesia yang banyak digunakan. Anda dapat menangis bahkan di usia muda ketika Anda ingin putus.

Bawang putih (Allium ascalonicum L.) milik keluarga Allium, bersama dengan kacang, bawang hijau, bawang putih dan umbi lainnya.
Dari sebuah penelitian yang diterbitkan di Amerika Serikat. National Library of Medicine, kemampuan antipiretik bawang merah pada anak-anak karena mengandung senyawa organosulfurisasi yang umum dalam keluarga bawang merah. Kombinasi ini juga memiliki sifat antibakteri, antijamur dan antivirus.
Oleh karena itu, pemberian bawang merah pada anak dapat menurunkan demam yang disebabkan oleh bakteri, virus, dan jamur. Senyawa organo-sulfur dan bawang merah telah lama digunakan dalam pengobatan tradisional, seperti untuk pilek, demam, batuk dan flu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *