Tips Cudah Mengembalikan Indra Penciuman Yang Hilang Akibat Covid-19

Pelajari cara mengembalikan bau Anda menggunakan Covid-19. Pasalnya, di tengah maraknya manfaat Covid-19, banyak yang mengeluhkan kehilangan penciuman atau anosmia. Cara mengembalikan indra penciuman yang hilang akibat Covid-19 bisa dilakukan sendiri, bersama-sama. Cara ini perlu dilakukan secara rutin dan memakan waktu.
Pelajari cara mengembalikan indra penciuman Anda yang hilang dengan Covid-19 sehingga Anda dapat menciumnya kembali. Menurut National Health Service (NHS), anosmia dapat membaik seiring waktu, setelah beberapa minggu, setelah beberapa bulan. Anosmia sebenarnya merupakan salah satu gejala Covid-19, namun bisa juga disebabkan oleh penyebab lain seperti flu, sinusitis, alergi, polip hidung, dan lain-lain.

Bagaimana memulihkan bau yang hilang karena Covid-19?

Ada banyak perawatan yang bisa digunakan untuk mengembalikan indera penciuman yang hilang akibat Covid-19. Untuk mengembalikan indra penciuman Anda yang hilang akibat Covid-19, lakukan hal berikut.

1.Membilas hidung

Cara pertama untuk mengembalikan bau yang hilang akibat Covid-19 adalah dengan membilas bagian dalam hidung dengan garam. Metode ini berguna jika anosmia disebabkan oleh penyakit atau alergi. Dengan membilas hidung, Anda dapat mengembalikan indra penciuman yang hilang akibat Covid-19, sebagai berikut:

Takar 1 liter air, biarkan dingin;
– Campurkan 1 sendok teh garam dan 1 sendok teh baking soda dalam air;
– cuci tangan Anda dengan baik; berdiri di atas lemari, di kamar mandi atau di tempat lain; – Tuang sedikit larutan ke telapak tangan Anda;
– hirup sebagian larutan 1 ke dalam hidung dan buka kembali, untuk memudahkan Anda dapat menutupnya dengan satu jari;
– Ulangi langkah-langkah di atas untuk menguji apakah efektif dalam mengobati anosmia yang disebabkan oleh Covid-19.

Perlu dicatat bahwa solusi lengkap pertama tidak boleh digunakan dalam satu perawatan. Volume 1 liter air mudah diukur atau diukur. Jika Anda ingin kembali ke teh ini untuk mengembalikan aroma yang hilang akibat Covid-19 keesokan harinya, setelah membilas hidung, buat larutan baru, tidak disarankan menggunakan larutan yang tersisa kemarin. Atau, jika Anda tidak punya waktu untuk membuat larutan ini, Anda bisa pergi ke apotek dan membeli larutan garam dan pembersih hidung di rumah. Lihat halaman berikutnya untuk memulihkan bau badan Anda dengan Covid-19.

2.Aromaterapi

Cara lain untuk mengembalikan aroma yang hilang akibat Covid-19 adalah dengan melatih aroma Anda menggunakan berbagai aroma yang menyengat. Menurut situs web Abscent, badan amal yang bertanggung jawab atas gangguan anosmia dan penciuman di Inggris, empat jenis wewangian yang direkomendasikan untuk mengobati anosmia: mawar, lemon, cengkeh, dan kayu putih. Namun, hal ini juga memungkinkan jika Anda ingin menggunakan wewangian lain sesuai dengan kebutuhan Anda. Sebelum memulai pengobatan untuk Covid-19 dengan terapi anosmik, Anda disarankan untuk mencatat indera penciuman Anda saat ini dan terus mencatat kapan peristiwa khusus terjadi sehingga Anda dapat melihat seberapa baik perasaan Anda setelah beberapa saat. berpengalaman.

Jika Anda menginginkan 4 wewangian yang kuat, Anda siap untuk memulai perawatan. Untuk mengembalikan indra penciuman Anda yang hilang akibat Covid-19, gunakan wewangian berikut ini.

– Duduk di tempat yang tenang, buka botol parfum yang sudah disiapkan,
tempat di dekat hidung
– Bilas dengan lembut selama 20 detik untuk setiap aroma;
– Fokus sepenuhnya pada apa yang Anda lakukan. Jika aroma lemon membuat Anda bernapas, fokuslah pada lemon atau aroma dan rasa lemon apa yang pertama kali Anda cium; — Ambil napas dalam-dalam, lanjutkan dengan bau yang mengikuti.

Namun, Abscent menekankan bahwa pengobatan ini bersifat jangka panjang dan bukan pengobatan langsung, hasilnya langsung terlihat dalam sekali tes. Ini akan mengembalikan aroma yang hilang akibat Covid-19. Lakukan ini secara teratur selama beberapa hari. Semoga wanginya cepat sembuh.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *