ketahui Hal Ini Dan Waspada Jika Miss V Terasa Gatal Yang Berlebihan

Keputihan adalah hal yang biasa terjadi pada seorang wanita mulai dari remaja hingga usia setelahnya. Aliran normal dinyatakan dalam jernih atau sedikit berkabut, tidak berbau, tidak menyebabkan iritasi. Dalam siklus menstruasi normal, jumlah dan durasi kerusakan dapat bervariasi.
Terkadang bisa tipis atau basah. Namun, di lain waktu, unduhan mungkin lebih tebal dan lebih luas. Terkadang muntah dari perut sering dimanifestasikan oleh bau busuk dan iritasi.
Kemarahan biasanya dimanifestasikan oleh ruam atau terbakar, atau keduanya. Ini dapat terjadi perlahan-lahan kapan saja, tetapi biasanya memburuk dalam semalam. Nah, kondisi vaginitis ini disebut dengan vaginitis.
Vaginitis mengacu pada peradangan pada vagina dan vulva yang disebabkan oleh infeksi dari hewan seperti bakteri, ragi atau bakteri. Selain badan gatal atau miss V yang terasa sangat gatal, inilah tanda-tanda vaginitis yang harus diwaspadai wanita.

Berikut adalah Gejala Vaginitis yang Perlu Anda Ketahui

Gejala vaginitis dapat bervariasi dari orang ke orang tergantung pada penyebabnya. Menurut WebMD, gejala vaginitis yang paling umum adalah:
• Mageso dalam jenis kelamin;

• Sensasi terbakar pada penglihatan;

• Mumu;
pembengkakan;
• perahunya kering;
• Gatal, memar atau bengkak pada pembuluh darah;

• Gangguan buang air kecil;
• nyeri saat berhubungan seks;
• Tekanan darah rendah (mata).
Jika Anda mengalami salah satu gejala di atas, sebaiknya Anda memeriksakan diri ke dokter untuk penanganan lebih lanjut. Penyembuhannya bisa berbeda untuk setiap pasien, tergantung pada penyebab vaginitis. Dari Mayo Clinic, berikut penyebab vaginitis dan gejala yang terjadi, seperti:

Berikut adalah beberapa Penyebab vaginitis

1.Vaginosis siama
Vaginosis bakterialis adalah infeksi bakteri yang disebabkan oleh ketidakseimbangan bakteri baik di dalam vagina. Kondisi ini diwujudkan dengan keluarnya sedikit bau berdebu dan bau yang tidak sedap. Kondisi ini disebabkan oleh virus Gardnerella vaginalis.
2. Penyakit menular
Vaginosis biasanya disebabkan oleh jamur Candida albicans, sejenis lemak yang banyak ditemukan di vagina. Terjadi perubahan metabolisme pada organ penglihatan, lemak ini akan meningkat diatas normal.
Gejalanya antara lain air yang kental di dalam perahu, berwarna putih dan berbau busuk. Gejala lain termasuk gatal, nyeri, dan demam saat buang air kecil atau berhubungan seks.
3. Trikomoniasis
Kondisi ini disebabkan oleh parasit Trichomonas vaginalis, yang menyebabkan bau busuk, besar, hijau-kuning, kadang-kadang dari sumber abu-abu. Ini adalah bentuk yang sangat serius dari vaginitis karena bisa gatal, gatal dan menular seksual.
Pengobatan vaginitis
Selain obat-obatan yang diresepkan oleh dokter Anda, ada banyak perawatan lain yang dapat Anda lakukan untuk menghilangkan gatal-gatal dan gejala-gejala lainnya, seperti gejala vaginitis. Untuk mencegah vaginitis Anda dapat mengikuti saran medis berikut, seperti:
• Bungkus dengan ketat atau longgar, dan pilih yang berbahan katun.
• Jangan bilas perut Anda.
• Jangan gunakan sabun beraroma. Karena pH dalam sabun beraroma bisa membuat perahu Anda kembung. Kondisi ini dapat menyebabkan penyebaran bakteri ke dalam pembuluh darah, yang menyebabkan banyak ekskresi.
• Jaga agar perut dan alat kelamin Anda tetap bersih dan kering. Hindari minum air hangat sampai infeksi benar-benar sembuh.
Vaginitis tidak mati. Namun, gejala vaginitis yang terjadi dan tidak diobati dapat menyebabkan komplikasi lain, seperti infeksi menular seksual. Kondisi ini umum terjadi dan kebanyakan wanita mengalami vaginitis setidaknya sekali dalam hidup mereka.
Wanita muda yang aktif secara seksual lebih mungkin terkena vaginitis. Karena itu, wanita yang berhubungan seks harus membersihkan area tersebut untuk mencegah vaginitis.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *