Simak Beberapa Hal Cara Atasi Keputihan Berwarna Coklat

Keluar dari vagina adalah keluarnya lendir atau cairan dari vagina, yang merupakan cara alami tubuh wanita untuk menjaga vagina tetap bersih dan lembab serta melindunginya dari infeksi. Dalam kebanyakan kasus, meninggalkan vagina adalah hal yang normal.
Keputihan yang normal berwarna putih dan tidak berbau. Tapi apa yang terjadi ketika Anda keluar dari vagina coklat? Apakah ini menandakan adanya masalah pada tubuh wanita?

1. Alasannya terkait dengan siklus menstruasi

Pernahkah Anda memperhatikan adanya perubahan pada cairan, warna, bau, atau struktur vagina? Apakah disertai gejala lain seperti iritasi, gatal atau rasa terbakar pada vagina?
Kombinasi dari faktor-faktor di atas dapat membantu mendeteksi apa yang terjadi dalam tubuh kita. Pada awal Sutter Health, kebocoran kopi mungkin muncul segera setelah menstruasi. Ingatlah bahwa darah menstruasi “lama” berwarna coklat, bukan merah cerah.

2. Bisa juga disebabkan oleh ketidakseimbangan hormon

Saat Anda mulai mengonsumsi Healthline, estrogen membantu menstabilkan lapisan endometrium (rahim). Jika hanya ada sedikit estrogen dalam sirkulasi, bintik-bintik coklat atau perdarahan abnormal lainnya dapat terjadi.
Juga, pengangkatan dari vagina adalah tanda ketidakseimbangan hormon. Ini mungkin karena penggunaan kontrasepsi hormonal, seperti pil KB. Flek atau bintik coklat biasanya muncul pada bulan-bulan pertama penggunaan kontrasepsi hormonal.

3. Ini mungkin merupakan tanda dari kista ovarium

Apa itu kista ovarium? Ini adalah kantung berisi cairan yang berkembang di satu atau kedua ovarium. Kista ovarium dapat asimtomatik dan sembuh secara spontan selama beberapa bulan.
Namun, terkadang kista tidak sembuh-sembuh dan membesar. Ini dapat berkisar dari bintik-bintik coklat hingga nyeri atau kejengkelan di daerah panggul. Kista ovarium dapat didiagnosis dengan USG panggul, CT dan MRI.
Apakah harus diobati dengan operasi? Itu tergantung pada ukuran dan gejala kista. Selain itu, faktor lain harus dipertimbangkan, seperti usia, apakah pasien menginginkan anak atau tidak, dan riwayat keluarga, lapor Complete Women Care.

4. Tanda-tanda infeksi menular seksual

Tampaknya bintik-bintik coklat atau pendarahan dapat disebabkan oleh infeksi atau penyakit menular seksual. Gejala umum termasuk keputihan, bintik-bintik, nyeri saat buang air kecil, dan tekanan panggul, seperti yang dijelaskan di halaman Healthline.
Pada saat yang sama, mengutip Medical News Today, cairan vagina dapat mengindikasikan gonore, gonore, atau klamidia. Perawatan tergantung pada setiap kondisi. Misalnya, klamidia dapat diobati dengan antibiotik.

5. Mungkin penyebabnya adalah PCOS

Menurut National Health Service, sindrom ovarium polikistik (PCOS) adalah kondisi umum yang mempengaruhi fungsi ovarium. PCOS dapat menyebabkan keputihan berwarna coklat dan pendarahan kecil yang tidak teratur.
PCOS mempengaruhi 8 hingga 20 persen wanita usia subur di seluruh dunia, menurut National Institutes of Health. Gejalanya antara lain haid tidak teratur, nyeri panggul, haid yang berat (menstruasi yang sulit) dan kesulitan dalam kehamilan.
Selain itu, karena kelebihan androgen atau “hormon pria”, penderita PCOS memiliki ciri fisik seperti kelebihan rambut di wajah atau tubuh. Perubahan gaya hidup seperti penurunan berat badan dan olahraga sangat dianjurkan untuk pasien PCOS.

7. Mungkin merupakan gejala kanker serviks

Dalam kasus yang sangat jarang terjadi, pengangkatan dari vagina merupakan gejala kanker serviks. Jika kanker serviks adalah penyebab sekresi vagina, gejala lain, seperti nyeri dan pendarahan saat berhubungan seks, mungkin muncul untuk jangka waktu yang lebih pendek atau lebih lama.
Yang pasti, dokter akan melakukan tes Pap untuk mendeteksi kanker serviks. Tes ini dapat mendeteksi sel-sel abnormal pada leher rahim (serviks). Jika ditemukan sel abnormal, dokter akan mengambil sampel jaringan untuk dianalisis di laboratorium.
Apa saja pilihan pengobatan untuk kanker serviks? Ada beberapa pilihan yang tersedia, seperti operasi, terapi radiasi dan kemoterapi, menurut National Cancer Institute.
Berikut adalah beberapa kemungkinan penyebab keluarnya cairan berwarna coklat pada vagina. Jika Anda mengalami hal ini dan gejala lain seperti nyeri, keputihan, sakit perut atau gejala tidak biasa lainnya, segera konsultasikan ke dokter.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *