7 Tanda Awal Kehamilan Pramenstruasi yang Perlu Anda Ketahui

Haid atau kurang haid merupakan salah satu tanda wanita hamil, namun bukan satu-satunya tanda kehamilan. Hal ini karena ketika sel telur dibuahi dengan sperma dan ditanamkan di dinding rahim, dapat muncul jauh sebelum menstruasi, sehingga mungkin ada tanda-tanda kehamilan lain yang muncul sebelum siklus menstruasi tertunda.
Ketika kehamilan baru terjadi, tubuh mulai memberi ibu beberapa tanda atau gejala. Gejala kehamilan biasanya muncul pada minggu pertama pembuahan. Namun, beberapa wanita tidak menyadari tanda-tanda ini.

Selain telat haid, ada 7 tanda lain bahwa Anda mungkin hamil.
Tanda-tanda kehamilan bisa membingungkan. Pada beberapa wanita, gejala kecemasan seperti mual di pagi hari dan sakit punggung tidak muncul selama trimester pertama kehamilan.
Namun, ada wanita yang bahkan sebelum menstruasi merasa aneh di tubuhnya. Jika Anda adalah tipe orang yang memperhatikan detail, Anda mungkin akan merasakan tanda-tanda kehamilan sebelum menstruasi.
Sisi positifnya, Anda dapat mendeteksi kehamilan lebih awal untuk menjaga kesehatan dan pola makan Anda. Tapi apa sebenarnya ciri-ciri kehamilan pramenstruasi?
Untuk mengetahui lebih lanjut, Popmama.com telah mengumpulkan 7 tanda kehamilan sebelum menstruasi.

1. Payudara lebih lembut dan besar

Payudara seringkali menjadi bagian tubuh pertama yang menerima “pesan” saat pembuahan terjadi.
Pada beberapa wanita, payudara menjadi lebih lembut, bengkak, lebih lembut, dan bahkan nyeri saat disentuh karena peningkatan kadar estrogen.
Gejala ini berbeda dengan yang biasa Anda rasakan sebelum menstruasi dan masih terasa setelah melewatkan menstruasi.

2. Area puting lebih gelap

Area di sekitar puting, yang dikenal sebagai areola, lebih gelap dan lebih terlihat dari biasanya. Perubahan hormon juga bisa membuat payudara lebih tebal, lebih sensitif dan lebih kuat.
Selain itu, diameternya juga bertambah beberapa minggu setelah pembuahan. Ini adalah persiapan awal puting untuk menyusui setelah melahirkan.

3. Sedikit lelah

Tubuh Anda bekerja keras untuk mempersiapkan pertumbuhan janin. Hormon kehamilan mulai meningkat.
Akibatnya, ibu hamil cepat merasa lelah dan mengantuk selama empat bulan pertama kehamilan. Namun, hindari mengatasi rasa lelah tersebut dengan mengonsumsi kafein, karena dapat membahayakan janin.
Anda juga bisa merasakannya saat PMS.

4. Mual yang tak tertahankan

Dalam beberapa hari setelah pembuahan, Anda merasa tidak sehat. Ini karena munculnya hormon kehamilan secara tiba-tiba.
Puncak morning sickness biasanya terjadi antara 4-6 minggu kehamilan, tetapi Anda mungkin mengalami muntah ringan selama awal kehamilan.

5. Kepekaan terhadap angin

Aktivitas estrogen juga membuat ibu hamil lebih sensitif terhadap bau. Hal ini juga sering menyebabkan mual pada ibu hamil.
Tidak hanya ibu hamil, ibu yang mengalami PMS pun terkadang mengalami hal yang sama.

6. Sering buang air kecil

Wanita hamil lebih sering buang air kecil, yang terkadang menjengkelkan. Sekitar dua minggu setelah pembuahan, ginjal lebih aktif menyaring darah.
Rahim yang membesar juga mulai menekan kandung kemih. Peningkatan kadar hormon progesteron juga meningkatkan frekuensi buang air kecil.

7. Sering merasa kembung

Pembengkakan adalah salah satu gejala yang paling mengganggu sebelum menstruasi. Tapi Anda akan merasakannya sejak awal kehamilan.
Ini karena tingginya kadar hormon progesteron, yang memperlambat saluran pencernaan dan mengikat gas di usus.
Nah, itulah tujuh tanda atau tanda awal kehamilan sebelum menstruasi yang harus Anda waspadai.
Jika Anda memiliki tujuh tanda kehamilan, sebelum menstruasi tertunda, segera konsultasikan ke dokter untuk memilih pengobatan terbaik untuk kehamilan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *