Bisnis promosi & marketing

Sales mirroring, teknik penjualan yang meningkatkan kepercayaan pelanggan

TerSurat.com Yogyakarta – Setiap konsumen memiliki preferensi masing-masing saat membeli barang. Karenanya, setiap wiraniaga perlu memahami dan mempraktikkan pencerminan penjualan. Saat memulai RingDNA, pencerminan adalah sifat manusia yang didukung oleh neuron khusus yang dikenal sebagai neuron cermin. Tampaknya meniru atau meniru juga berguna untuk membuat orang lain merasa nyaman berkomunikasi dengan kita. Nah, hal ini bisa Anda terapkan untuk membidik calon konsumen agar lebih percaya diri dan siap melakukan pembelian Apakah Anda ingin menerapkan pencerminan penjualan untuk menarik calon pelanggan? Simak terus penjelasannya berikut ini.

Baca juga:

Apa yang dimaksud dengan pencerminan penjualan?

HubSpot menyebutkan bahwa pencerminan penjualan adalah proses meniru sifat perilaku spesifik calon pelanggan untuk membangun kepercayaan. Metode ini banyak digunakan dalam penjualan dan negosiasi bisnis lainnya. Alasannya adalah bahwa teknik pencerminan dapat diterapkan dengan baik di lingkungan bisnis apa pun. Menurut Snovio, saat bercermin kita harus memindai dan dengan cermat meniru perilaku fisik dan verbal orang lain. Ini dilakukan untuk membangun hubungan dan empati selama percakapan. Tentunya jika si penjual pandai dalam hal ini bisa membuat calon konsumen semakin betah saat ditawari suatu produk. Contoh tindakan pencerminan penjualan adalah ketika prospek berbicara dengan penuh semangat dan menggunakan isyarat tangan, penjual mungkin mencoba untuk mengikutinya. Tujuannya adalah untuk menciptakan suasana di mana konsumen merasa nyaman dan meningkatkan rasa saling percaya.

Beginilah cara kerja pencerminan penjualan

The Balance Careers mengatakan teknik mirroring sangat efektif dalam penjualan. Dengan meniru penjualan, calon pelanggan secara tidak sadar percaya bahwa Anda berada di frekuensi yang sama dengan mereka dan dipandang seperti teman. Teknik mirroring umumnya bekerja paling baik dalam percakapan empat mata daripada dalam rapat. Jika Anda memberikan presentasi bisnis, teknik pencerminan ini tampaknya juga tidak tepat. Ini karena pencerminan penjualan lebih cocok untuk percakapan dua arah daripada percakapan satu arah. Meski begitu, bukan berarti Anda tidak perlu menggunakan teknik mirroring selama rapat atau presentasi penjualan. Jika Anda tahu bahasa atau pilihan kata calon pelanggan, Anda bisa mencoba menirunya. Memilih untuk menggunakan kata-kata yang sering digunakan oleh calon pelanggan akan membantu mereka memahami penjelasan Anda dengan lebih cepat.

Baca Juga  Budidaya Ikan Hias, Ide Bisnis Menguntungkan untuk Dicoba

Apa teknik pencerminan penjualan?

Sekarang setelah Anda mengetahui apa itu dan cara kerjanya, Anda juga harus memahami teknik pencerminan penjualan berikut.

1. Ekspresi wajah bahasa tubuh

Bahasa tubuh adalah bagian yang sangat penting dari komunikasi non-verbal untuk memahaminya. Satu hal itu juga merupakan salah satu teknik pencerminan penjualan terkuat yang dapat digunakan pelanggan untuk lebih mempercayai Anda. Misalnya, jika calon pelanggan sedang duduk bersila, Anda bisa mencoba meniru gerakannya. Jika mereka duduk tegak di kursi mereka, cobalah untuk tidak membungkuk dan berdiri tegak seperti yang mereka lakukan. Refleksi sikap ini dapat mengirimkan sinyal bahwa Anda memiliki kesamaan dengan prospek, apakah Anda sedang santai atau serius.

2. Gunakan nada suara yang mirip

Mensimulasikan nada suara yang menyerupai prospek juga merupakan salah satu teknik pencerminan penjualan yang paling efektif. Sebagai seorang wiraniaga, Anda perlu memahami cara berkomunikasi yang baik dengan calon pelanggan dengan karakteristik yang berbeda. Jika prospek memiliki nada optimis dan ceria, Anda bisa mencoba meniru mereka. Sebaliknya jika tampilan sudah cukup tenang, tentunya juga harus mengikuti nada suara dan konsumsi energinya. Dengan mengikuti nada bicara calon pelanggan, Anda dapat mengirimkan pesan bahwa Anda merasa hormat saat Anda ingin memiliki hubungan yang lebih dekat dengan mereka.

3. Meniru gaya komunikasi mereka

Setiap gaya komunikasi berbeda, jadi tugas penjual untuk memahaminya. Saat berhadapan dengan calon konsumen, jangan lupa untuk memperhatikan gaya komunikasinya. Apakah dia orang yang tertarik dengan obrolan ringan atau orang yang mendesak? Ini adalah penjelasan tentang pencerminan penjualan, dimulai dengan memahami cara kerjanya, dan diakhiri dengan teknik yang dapat Anda gunakan. Pencerminan penjualan sangat efektif dalam membangun kepercayaan diri para poten untuk memberdayakan pelanggan target di wiraniaga. Namun, ini juga merupakan tantangan karena Anda dapat membuat kesalahan secara tidak sengaja saat melakukan mirroring. Misalnya, Anda bisa saja tidak sengaja mengikuti dialek atau bahkan meniru bahasa tubuh, yang bisa menimbulkan kesan negatif

Baca Juga  Tips sukses bisnis ikan hias modal kecil untuk pemula

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *