8 Khasiat madu mentah dibandingkan dengan madu biasa

8 Khasiat madu mentah dibandingkan dengan madu biasa

Yogyakarta, tersurat.com – Anda seharusnya sudah mengetahui manfaat madu. Madu memiliki banyak manfaat untuk tubuh. Kandungan flavonoid, salah satu jenis antioksidan, tidak hanya membantu mengatasi batuk dan pilek, tetapi juga dapat membantu mengobati berbagai penyakit, seperti mengobati maag dan bakteri gastroenteritis.

Namun tahukah Anda bahwa madu kemasan telah melalui proses produksi, seperti pengolahan, pemanasan, dan penambahan vitamin? Maka dari itu apa manfaat madu mentah?

    Baca Juga : 5 manfaat kesehatan dari minyak lemon

Berbagai manfaat kesehatan dari madu mentah

Madu mentah adalah madu murni yang belum diolah sama sekali. Berikut manfaat madu mentah dan segar yang bisa Anda dapatkan adalah antara lain.

Kandungan antioksidan yang baik dalam madu

Madu mentah mengandung antioksidan yang disebut senyawa fenolik. Senyawa ini dapat bermanfaat bagi kesehatan jantung. Selain itu, penelitian menunjukkan bahwa polifenol dalam madu dapat membantu mencegah penyakit jantung. Antioksidan juga untuk melindungi tubuh dari kerusakan sel akibat radikal bebas yang telah masuk ke dalam tubuh. Radikal bebas dapat memicu proses penuaan dan meningkatkan risiko penyakit kronis seperti kanker dan penyakit jantung.

Madu sebagai agen antibakteri dan antijamur

Manfaat lain dari madu mentah adalah membunuh bakteri dan jamur yang tidak diinginkan. Selain itu, madu mentah mengandung hidrogen peroksida dan pengawet. Efek antibakteri dan antijamur madu bergantung pada jenis madu itu sendiri.

Baca Juga  Apakah Kondisi Air Seni Berbusa Berbahaya?

Kontrol berat badan yang sehat dengan madu

Sebuah studi yang dikutip oleh draxe.com menemukan hubungan antara konsumsi madu dan penurunan berat badan. Penelitian dari San Diego State University menunjukkan bahwa mengganti gula dengan madu dapat membantu mencegah penambahan berat badan dan menurunkan kadar gula darah dalam tubuh.

Meskipun kalori madu sebenarnya lebih tinggi dibandingkan gula, madu alami tidak diproses, tidak lagi menambah gula, dan dapat mengaktifkan hormon yang menekan nafsu makan. Sebuah studi University of Wyoming terhadap 14 wanita obesitas menemukan bahwa mengkonsumsi madu dapat membantu mencegah obesitas. Tapi semuanya kembali ke pola makan biasa.

Pencegahan infeksi menggunakan madu

Madu mentah mengandung bee pollen, yang membantu mencegah infeksi, meredakan alergi, dan meningkatkan kekebalan tubuh. Sebuah studi menemukan pada tahun 2013 bahwa asupan madu yang tinggi dapat mengubah gejala alergi selama lebih dari 8 minggu. Para peneliti juga mengamati bahwa madu dapat mengurangi gejala rinitis alergi (radang hidung), yang dapat menyebabkan rasa gatal, robek, dan bersin. Anda bisa mengambil 1 sendok makan madu mentah untuk pengobatan.

Madu sebagai sumber energi

Madu mentah mengandung 80% gula alami, 18% air dan 2% protein, belum lagi mineral dan vitamin tambahan. Madu juga merupakan asupan energi yang mudah diserap, dan saat Anda merasa lemas, mengkonsumsi madu dapat membantu Anda mengisi ulang energi. Sebuah studi oleh University of Memphis Institute for Exercise and Sports Nutrition menunjukkan bahwa madu merupakan karbohidrat yang baik untuk dikonsumsi sebelum berolahraga. Madu mentah bisa dibuat sebagai cemilan sebelum berolahraga atau sebagai makanan setelah berolahraga.

Madu dapat membantu tidur lebih nyenyak

Percaya atau tidak, madu mentah bisa membantu mengatasi masalah tidur. Mengkonsumsinya dapat membantu otak Anda melepaskan hormon melatonin dengan secara bertahap meningkatkan kadar insulin Anda. Ini merangsang triptofan di otak, yang kemudian diubah menjadi hormon serotonin, dan tahap terakhir diubah menjadi melatonin. Fungsi hormon melatonin adalah mengatur tidur.

Baca Juga  6 Gaya hidup yang dapat meningkatkan risiko depresi

Meredakan sakit tenggorokan dengan madu

Manfaat madu mentah untuk radang tenggorokan sudah terbukti sejak lama. Jika Anda terserang flu, batuk, atau sakit tenggorokan, cobalah makan satu atau dua sendok makan madu. Anda juga bisa mencampurnya dengan lemon atau teh panas. Para peneliti telah menunjukkan bahwa madu sama efektifnya dengan dekstrometorfan, bahan obat batuk yang umum.

Madu untuk kontrol gula darah

Karena madu mentah tidak diproses, madu mentah dapat mengurangi risiko terkena diabetes. Madu dianggap menurunkan kadar glukosa plasma pada penderita diabetes jika dibandingkan dengan glukosa dan sukrosa. Madu mentah dapat meningkatkan insulin dan mengurangi hiperglikemia. Anda dapat mencoba sedikit terlebih dahulu dan melihat bagaimana reaksinya terhadap kadar gula darah Anda. Jika berhasil untuk tubuh Anda, Anda dapat menggunakan madu mentah sebagai alternatif rencana diet Anda.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *