dasar-dasar Digital Marketing

8 Tips Pemasaran Media Sosial Untuk Membantu Anda Menjalankan Strategi Anda

TerSurat.com Yogyakarta – Dengan cara ini, strategi Anda tidak hanya dibuat dan dilakukan. Hasilnya bisa lebih maksimal.

Baca Juga : 7 Jenis Pekerjaan Pemasaran yang Mungkin Belum Anda Ketahui

Lantas apa saja tipsnya? Dengarkan ya!

1. Punya tujuan

Sebelum memulai pemasaran, jangan lupa tentukan dulu tujuan Anda, bukan? Ini semua menentukan jenis konten yang perlu Anda buat. Apakah kesadaran merek sasaran Anda? Jika demikian, buat konten yang tepat dan ukur jangkauan dan pertumbuhan audiens Anda. Lain halnya dengan tujuan meningkatkan lalu lintas situs. Artinya, konten Anda membutuhkan ajakan bertindak. Selain itu, klik-tayang digunakan sebagai metrik. Tentukan dulu semua ini, ya!

 2. Pilih platform yang tepat

Ada banyak pilihan media sosial seperti:

  • Facebook
  • Instagram
  • Centang Tock
  • Indonesia
  • LinkedIn

Semakin banyak media sosial korporat, semakin banyak audiens Anda. Meski begitu, memiliki banyak platform tidak selalu merupakan hal yang baik. Setiap platform tentunya memiliki karakteristik audiens yang berbeda. Tidak seperti TikTok, LinkedIn ditujukan untuk pengembangan pribadi dan profesional. Jadi pilihlah media sosial yang tepat, ya! Anda dapat menyesuaikannya agar sesuai dengan tujuan branding atau pemasaran yang Anda tetapkan sebelumnya.

3. Bedakan media sosial masing-masing

Beberapa tips pemasaran media sosial berikutnya terus terkait dengan platform dan tujuan. Apakah Anda memilih media sosial yang tepat untuk merek Anda? Nah, seperti yang ditulis Hootsuite, platform yang Anda pilih mungkin memiliki tujuan yang berbeda-beda, lho Hal ini bisa terjadi karena karakter tiap medium berbeda-beda. Untuk lebih jelasnya, Glints akan memberikan contoh. Instagram memiliki konten berupa gambar dan video. Media ini menarik dan cocok untuk meningkatkan brand awareness. Lain halnya dengan Twitter. Media ini memfasilitasi obrolan dan interaksi melalui fungsi balas, percakapan, dan kutipan tweet. Karena itu, Twitter dapat digunakan untuk meningkatkan keterlibatan merek dan bahkan layanan pelanggan. Jadi pastikan tujuan Anda sesuai dengan karakter masing-masing platform, bukan?

Baca Juga  5 mitos pemasaran media sosial akan ditinggalkan pada tahun 2021

4. Terus perbarui pengetahuan Anda

Media sosial adalah industri yang berubah. Jika Anda tidak memperbarui dengan perubahan ini, strategi Anda salah. Meski begitu, Anda tidak perlu khawatir. Jika Anda terus belajar, masalah ini bisa diperbaiki. Dalam konteks ini, ExpertClass Glint sangat cocok untuk Anda. Kelas-kelas di sana terus diperbarui. Hal ini tentunya sejalan dengan media sosial yang terus bermunculan dengan hal-hal baru. Para pembicara juga bukan siapa-siapa, Anda tahu. Mereka adalah praktisi hebat yang sudah memiliki banyak pengetahuan dan pengalaman.

5. Gunakan alat bantu

Untuk tetap berada di benak audiens Anda, Anda perlu memposting secara konsisten. Ada beberapa alat yang bisa kamu gunakan agar tidak kewalahan, lho. Ada alat khusus untuk membuat kalender konten. Ada alat lain yang dapat Anda gunakan untuk menjadwalkan posting juga. Pilih saja software yang sesuai dengan kebutuhan Anda.

6. Terlibat

HubSpot mengatakan Anda tidak boleh melupakan kata “sosial” di “media sosial”. Ingat, audiens Anda juga bisa “berbicara” dengan Anda. Anda bisa mulai dengan membalas pesan langsung atau komentar. Konten interaktif juga dapat digunakan. Ada polling di Twitter yang bisa digunakan untuk polling. Ada kotak pertanyaan di Instagram Story yang bisa digunakan untuk menyimpan pesan audiens. Lihat fitur-fitur ini, bukan? Interaksi dapat meningkatkan keterlibatan ke Kesadaran, Anda tahu.

7. Manfaatkan tren

Apakah ini pertengahan ramadhan? Mungkinkah Idul Fitri, Natal, Nyepi atau hari libur lainnya sudah di depan mata? Sebagai tip, Anda bisa menggunakan ini untuk pemasaran media sosial, lho. Konten yang sedang tren dapat menarik lebih banyak penonton. Selain liburan, tren juga bisa datang dalam bentuk meme atau topik lain yang sedang viral. Kamu harus hati-hati ya! Business 2 Community menyarankan untuk menghindari topik kontroversial. Masalah ini dapat berdampak buruk pada merek.

Baca Juga  Kenali Lebih Dalam Tentang Apa Itu Inklusi Keuangan

8. Fokus pada kualitas, bukan kuantitas

Anda harus ingat bahwa konten dibuat untuk orang-orang. Orang pasti menyukai konten yang menghibur, bermanfaat, atau berwawasan. Bukan hanya konten yang dibuat dari awal. Karena itu, usahakan untuk fokus pada kualitas, bukan kuantitas. Padahal, memiliki konten yang banyak sangatlah menguntungkan. Namun, jika kualitasnya tidak maksimal, hasilnya juga tidak akan maksimal. Pilihan kualitas dapat mendorong pertumbuhan ddia melambat. Namun, pengikut dan audiens yang Anda dapatkan juga akan berkualitas tinggi. Ini adalah rangkaian tips pemasaran media sosial dari Glints. Terapkan setiap poin untuk kesuksesan strategi Anda, ya!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *