penceggahan coronavirus

Memesan Bahan Makanan Selama COVID-19 Bagaimana Anda Bisa Aman?

TerSurat.com Yogyakarta – Berada di rumah adalah pilihan yang tepat selama pandemi virus Corona (COVID-19). Segala sesuatu yang lain hanya perlu dilakukan secara online. salah satunya saat memesan makanan. Menggunakan layanan pemesanan bahan makanan adalah pilihan yang mudah. Hal ini dapat menjauhkan kita dari keramaian selama social distancing. Bagaimana cara menjaga keamanan pesanan makanan selama wabah virus Corona?

Baca Juga : Saran dan Prediksi Pandemi COVID-19 di Indonesia

Amankah Memesan Bahan Makanan Selama Pandemi Coronavirus?

Di saat wabah virus Corona membutuhkan kewaspadaan yang tinggi, seperti saat ini, wajar jika kita memiliki pertanyaan tentang banyak hal. Salah satunya adalah tentang jasa pengiriman bahan makanan yang kami gunakan. Apakah makanan yang saya pesan akan terkontaminasi virus corona? Bisakah COVID-19 menyebar di makanan atau tempat pesan? Kabar baiknya, virus corona tidak ditularkan melalui makanan. Hal tersebut telah dikonfirmasi oleh Kepala Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika (CDC) Ian Williams, seperti dikutip dari CNN.

“Sejauh ini tidak ada bukti. COVID-19 ditularkan dari orang ke orang melalui air liur. Sampai saat ini belum ada bukti bahwa (virus corona) benar-benar dapat ditularkan melalui layanan pengiriman makanan atau bahan makanan,” kata Ian. Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika (FDA) juga mengonfirmasi bahwa COVID-19 tidak ditularkan melalui makanan.

“Saat ini tidak ada bukti bahwa makanan atau kemasan makanan dapat menyebarkan SARS-CoV-2. Berbeda dengan hepatitis A yang sering membuat orang sakit akibat makanan yang terkontaminasi.” COVID-19 ditularkan melalui air liur, remah-remah makanan bukanlah jalur penularan. penularannya diketahui virus ini, “tulis FDA di situsnya. Meskipun Anda makan dengan virus, tidak ada virus yang terikat ke saluran pencernaan, jadi menelan virus tidak menyebabkan penularan penyakit. Meskipun COVID-19 tidak ditularkan melalui pesan kemasan makanan, FDA mengingatkan kita untuk memprioritaskan kebersihan. Seruan ini ditujukan kepada semua pihak yang berperan dalam pengolahan hingga pengiriman makanan. Ini termasuk pembersihan permukaan benda secara teratur dan mencuci tangan secara teratur. Hal ini tentunya berfungsi untuk meminimalisir potensi risiko. “Selalu ingat pentingnya mengikuti empat langkah keamanan pangan teratas – bersih, dipisahkan, dimasak, atau dibekukan – untuk mencegah penularan penyakit melalui keracunan makanan,” tulis FDA di situs webnya.

Baca Juga  8 Khasiat Kurma Ajwa Untuk Kesehatan, Mengembalikan Cairan Tubuh Setelah Puasa

Waspadai infeksi potensial lainnya

Ternyata bukan hanya dari makanannya. Para ahli mengatakan ada potensi pengemasan makanan atau pemindahan kontainer yang perlu dipantau. Saat memesan makanan, ada risiko virus corona menempel di kemasan yang ditularkan. Misalnya, jika petugas yang menyiapkannya tertular COVID-19 lalu air liurnya mengenai kemasan makanan, virus tersebut bisa tetap hidup di dalam kemasan dan sampai ke tangan pembeli. Namun jangan khawatir, risikonya sangat kecil dan bisa dicegah. Intinya, para ahli mengatakan potensi penularan COVID-19 dalam paket atau paket pesan antar makanan sangat rendah.

“Saya ingin menjelaskan bahwa makanan atau kemasan dapat menularkan virus, tetapi risiko penularannya sangat kecil,” kata Benjamin Chapman, profesor keamanan pangan di Universitas North Carolina. “Sungguh, risikonya sangat rendah.”

“Meskipun ada kemungkinan virus menempel (pada kemasan makanan), kami tidak memiliki bukti bahwa itu merupakan faktor risiko tertular COVID-19 atau penyakit pernapasan lainnya,” kata Chapman. “Bahkan dengan jutaan kasus influenza setahun, kami tidak ada masalah dengan kemasannya,” ujarnya. Meski potensinya sangat kecil, bukan berarti pemberitahuan makanan jika virus corona tidak berisiko. Inilah mengapa para ahli medis selalu mengingatkan Anda untuk mencuci tangan dengan sabun, karena sabun dapat membunuh virus yang menempel di tangan dan tidak akan menyentuh wajah Anda.

“Jika Anda khawatir, selalu cuci tangan setelah menerima sesuatu yang mungkin terkontaminasi,” kata Don Schaffner, spesialis ilmu makanan yang berspesialisasi dalam risiko mikroba, mencuci tangan, dan kontaminasi silang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *