Perkuat daya pikir lansia dengan melakukan aktivitas sehat ini secara rutin!

Perkuat daya pikir lansia dengan melakukan aktivitas sehat ini secara rutin!

Yogyakarta, Tersurat.com – Seiring bertambahnya usia kita, begitu pula dengan kapasitas otak manusia. Akibatnya, banyak lansia yang mengalami gangguan ingatan seperti kesulitan mempelajari hal baru dan lupa janji. Namun ternyata ada aktivitas yang baik dan sehat bagi lanjut usia.

Alasan aktivitas fisik yang sehat untuk daya pikir lansia

Perubahan ukuran otak terkait usia sebenarnya dapat mempengaruhi daya ingat seseorang. Bagi kaum muda, mungkin boleh saja untuk melupakannya sesekali. Namun tidak demikian halnya dengan para lansia. Entah itu masalah ingatan atau penyakit Alzheimer, mereka menjadi lebih cemas ketika mereka kesulitan mengingat sesuatu.

    Baca Juga : Tidur malam yang sehat sebaiknya dengan menyalakan atau mematikan lampu?

Salah satu penyebab buruknya daya ingat pada lansia adalah kontraksi otak. Kontraksi ini, yang terjadi di lobus frontal dan hipokampus, mempengaruhi penurunan kognitif dan memori baru serta situs memori.

Kontraksi otak sebenarnya bisa diperlambat dengan melakukan berbagai aktivitas sehat, terutama bagi para lansia. Menurut penelitian American Academy of Neurology, ada aktivitas tertentu yang memperlambat kontraksi otak. Bagi lansia yang terbiasa berjalan-jalan di pagi hari, berkebun, berenang, dan menari akan lebih cerdas daripada teman mereka yang kurang aktif. Padahal, efek positif ini konon bisa mengurangi risiko kontraksi otak hingga 4 tahun.

Dalam studi ini, para ahli menggunakan magnetic resonance imaging (MRI) untuk memeriksa otak 1.557 orang lansia. Partisipan dalam penelitian ini berkisar dari mereka yang rutin berolahraga hingga yang jarang melakukan aktivitas fisik.

Kelompok lansia berdasarkan tingkat aktivitasnya :

  • Tidak aktif berolahraga dalam seminggu
  • Latihan dengan intensitas rendah, sedang, dan tinggi selama 1-2 jam setiap minggu.
  • Sangat aktif dan rutin melakukan berbagai jenis olahraga 2-7 jam seminggu.
Baca Juga  Batuk sangat mengganggu aktivitas? Lakukan ini untuk mengatasi batuk

Mereka juga menjalani serangkaian tes logika, tes memori, dan pemeriksaan fisik. Bahkan, selain olahraga tersebut, para lansia juga diminta untuk menuliskan aktivitas kesehariannya. Hasilnya, rata-rata ukuran otak lansia aktif adalah 883 cm2.

Disisi lain, mereka yang jarang melakukan aktivitas fisik justru memiliki otak dengan ukuran rata-rata 871 cm2. Perbedaan ini mungkin tampak terlihat hanya sedikit, namun sama dengan empat tahun penuaan otak. Oleh karena itu, peneliti menyimpulkan bahwa aktivitas sehat seperti olahraga dapat menunda proses penuaan otak pada lansia.

Lantas apa sih aktivitas sehatnya otak bagi lansia?

Padahal, tujuan dari penelitian ini adalah untuk memotivasi para lansia untuk berpartisipasi aktif dalam olahraga. Hal ini karena seiring bertambahnya usia, orang cenderung bosan berolahraga atau hanya bergerak. Sarankan orang dewasa dan lansia untuk berolahraga 150 menit seminggu dengan intensitas sedang.

Beberapa aktivitas fisik yang dapat menjaga kesehatan otak:

1. Berolahraga
Latihan aerobik: Salah satu aktivitas sehat yang dapat menunda penuaan otak adalah senam aerobik pada lansia. Aerobik biasanya meliputi jalan aktif, jogging, bersepeda, menari, dan berenang. Para lansia disarankan untuk melakukan salah satu dari pilihan olahraga ini dengan intensitas sedang selama 150 menit, atau setiap minggu dengan tingkat kesulitan yang lebih tinggi selama 75 menit.

Latihan memperkuat otot: Selain senam aerobik, aktivitas sehat lain yang menyehatkan otak lansia adalah senam yang bertujuan memperkuat otot.

Latihan untuk menyeimbangkan tubuh: Ternyata keseimbangan tubuh juga berpengaruh pada kesehatan otak. Oleh karena itu, melatih keseimbangan tubuh lansia merupakan bagian dari aktivitas otak yang sehat.

Orang tua lebih cenderung jatuh dan perlu fokus untuk menjaga keseimbangan. Latihan ini dapat mengurangi risiko jatuh dan kepala terbentur pada lansia, memungkinkan otak tetap sehat dan memperlambat kontraksi.

Baca Juga  Mepermudah Olahraga dengan Smartphone, 8 aplikasi smartphone untuk hobi olahraga

2. Berkebun
Olahraga bukanlah satu-satunya aktivitas sehat bagi otak lansia. Berkebun adalah pilihan lainnya yang dapat digunakan juga. Saat berkebun, tidak hanya tubuh Anda yang aktif, tetapi otak Anda juga bekerja.

3. Memasak
Para lansia yang masih aktif secara fisik bisa menjadikan memasak menjadi aktivitas yang menyehatkan otak. Pun jika Anda melakukan aktivitas ini dengan pasangan atau keluarga Anda. Selain membuat tubuh lebih aktif, memasak dapat meningkatkan harga diri, mengurangi rasa kesepian, serta menghilangkan stres dan kecemasan.

Jadi, sebagai anggota keluarga atau pengasuh lansia, mintalah orang tua dan kakek nenek Anda melakukan ini untuk agar lansia tetap sehat dan bahagia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *