Tips maenjaga kesehatan tubuh agar tetap segar saat puasa

Tips menjaga kesehatan tubuh agar tetap segar saat puasa

Yogyakarta, Tersurat.com – Puasa adalah cara mendetoksifikasi atau mengeluarkan racun secara alami dari tubuh Anda. Namun proses detoksifikasi tidak maksimal jika tidak diimbangi dengan berbagai penerapan pola hidup sehat saat puasa. Oleh karena itu, sangat penting untuk memperhatikan pola makan saat sahur dan penghentian puasa serta kebiasaan yang dianut selama berpuasa. Ini dilakukan agar tetap sehat dan tetap sehat saat berpuasa.

    Baca Juga : Apa itu Katarsis? Proses pembebasan emosional dan cara yang benar untuk melakukannya

Tips agar tetap sehat saat berpuasa

Berikut beberapa hal sederhana yang bisa Anda lakukan untuk menjaga kesehatan tubuh saat berpuasa di bulan Ramadhan.

Jangan lewatkan sahur untuk menjaga kesegaran tubuh saat puasa

Cara termudah untuk tetap sehat saat berpuasa adalah dengan tidak melewatkan waktu makan. Seperti halnya di pagi hari, sufuru adalah bagian terpenting dalam meningkatkan asupan energi Anda di siang hari hingga berpuasa. Perhatikan gizi seimbang antara karbohidrat kompleks, serat, dan protein, serta makan saat sahur.

Anda bisa mengonsumsi makanan yang membuat Anda merasa kenyang, seperti nasi merah, gandum, dan oat. Serat pangan yang tinggi serat terdapat pada kurma, biji-bijian, kentang, sayuran, dan hampir semua buah-buahan, terutama aprikot, plum, pepaya, dan pisang.

Sementara itu, mengonsumsi protein dari telur, keju, yogurt, atau daging rendah lemak dapat meningkatkan energi Anda sepanjang hari.

Penuhi kebutuhan cairan untuk menjaga ketahanan tubuh saat puasa

Sebagian besar tubuh kita terbuat dari air, dan kita membutuhkan jumlah air yang sama yang terbuang saat kita berpuasa. Minumlah setidaknya 8 hingga 12 gelas air per hari dengan perut kosong. Saat berpuasa hingga subuh, hidrasi ini membantu tubuh terhidrasi.

Sebaiknya hindari juga kafein. Alasannya adalah karena kafein bersifat diuretik, dan cairan menghilang dengan cepat karena frekuensi buang air kecil meningkat. Cobalah mengurangi minuman kafein secara berlebihan selama Ramadhan untuk menghindari dehidrasi puasa.

Jaga kesehatan tubuh saat puasa dengan menjaga pola makan

Waktu yang paling dinantikan saat Ramadhan adalah puasa. Namun sayangnya, banyak orang yang ‘gila’ saat menyantap hidangan fuutarou. Saat Anda berpuasa, makan banyak makanan langsung membuat perut Anda kembung dan kenyang. Karena itu, disarankan makan secukupnya saat berpuasa.

Anda bisa memakannya perlahan. Saat berpuasa, makan makanan ringan seperti salad buah, es buah, kurma, dan air. Jadi, setelah beberapa jam barulah makan besar.

Hindari makanan berlemak agar tidak lemas saat puasa

Menu tempura untuk puasa sangat menarik. Namun, disarankan untuk menghindari segala bentuk makanan yang digoreng dalam jumlah banyak saat berpuasa. Pasalnya, makanan tersebut meningkatkan risiko tubuh Anda dalam meningkatkan kolesterol.

Kurangi makanan dan minuman manis untuk menjaga tubuh

Anda juga harus mengurangi minuman dan makanan manis atau produk olahan agar tetap sehat saat perut kosong. Banyak orang salah paham dengan arti “memecah permen”. Sangat penting untuk mengonsumsi makanan dan minuman manis saat berpuasa untuk menormalkan gula darah. Hanya saja Anda perlu memperhatikan porsi makanan dan minuman manis yang dikonsumsi. Apalagi jika rasa manisnya dibuat dengan gula.

asalnya, tanpa disadari, minuman dan makanan manis biasa selama bulan Ramadhan juga berkontribusi pada kenaikan berat badan. Perlu diingat bahwa selama Ramadhan, energi yang dikonsumsi harus lebih besar dari masukan energi untuk memastikan tubuh sehat.

Berolahraga agar tetap bugar saat puasa

Puasa bukanlah halangan untuk aktivitas fisik. Setelah berpuasa, setelah tubuh mencapai asupan energi, Anda dapat melakukan olahraga dengan intensitas ringan hingga sedang. Jalan kaki, bersepeda, jogging, atau lakukan olahraga lain yang sesuai dengan kondisi tubuh Anda, dan lakukan olahraga selama 30 menit.

Cukupilah tidur anda untuk mengurangi lemas saat puasa

Selain berhati-hati dengan asupan makanan, penting juga untuk mengontrol pola tidur Anda. Rasa kantuk saat perut kosong bukan karena tidak makan dan minum sepanjang hari, melainkan karena kurang tidur. Jika Anda harus melakukannya lebih awal untuk menyiapkan makanan, Anda tidak harus begadang semalaman untuk keperluan yang tidak terlalu penting.

Usahakan untuk tidur lebih awal dari biasanya. Kurang tidur mempengaruhi kinerja otak dan mengganggu aktivitas Anda di kemudian hari.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *