Tempe - Solusi Diet Sehat, Murah, dan Enak

Tempe : Solusi Diet Sehat, Murah, dan Enak

Yogyakarta, Tersurat.com – Siapa yang tidak kenal dengan Tempe? Makanan Khas Orang Indonesia. Makanan dengan bahan baku kedelai ini termasuk makanan yang mudah ditemukan dan juga mudah diolah.

Tak hanya itu, dengan harga yang relatif terjangkau, tempe menjadi salah satu makanan pokok masyarakat Indonesia. Namun tahukah Kamu bahwa kandungan nutrisi dan nutrisi pada tempe ternyata bisa memberikan manfaat yang baik, apalagi jika Kamu sedang melakukan diet?

Baca Juga : Sedang menjalankan program diet? Ini manfaat yang terkandung dalam jeruk nipis

Tempe makanan tinggi protein

Tempe merupakan salah satu jenis makanan yang tinggi protein. Ini karena tempe terbuat dari kacang kedelai. Selain protein, tempe juga mengandung beberapa vitamin dan mineral lain yang dapat membantu Kamu menjaga pola makan yang sehat

Pada dasarnya tempe adalah makanan berbahan dasar kedelai yang telah melalui proses fermentasi. Rasanya netral sehingga tempe bisa dimasak dan disajikan dengan cara berbeda. Berikut beberapa alasan tempe bisa dijadikan sebagai makanan diet yang sehat.

Alasan Kenapa Tempe Cocok Untuk Diet

Tempe sebagai sumber energi
Karena pengolahannya yang lebih padat, tempe memberikan lebih banyak protein daripada tahu, sejenis makanan yang sering diletakkan berdampingan. Tahu mengandung 9 protein dalam jumlah yang sama.

Kandungan karbohidrat di dalamnya menjadikan tempe sebagai sumber energi harian bagi seseorang, terutama mereka yang sedang menjalani program diet tidak mengonsumsi nasi. Untuk Kamu yang sedang diet, tempe bisa menjadi pilihan yang tepat untuk kamu

Tempe memberikan energi tanpa menambahkan unsur gula berlebih ke tubuh. Oleh karena itu, tempe bisa menjadi pilihan saat merencanakan menu gizi seimbang.

Baca Juga  Masa tua sehat dengan resep rahasia Vitamin E

Kandungan kalsium pada tempe juga dapat menggantikan manfaat yang biasa didapat dari mengonsumsi susu. Dengan berat yang sama, tempe mengandung 2/3 jumlah kalsium yang terdapat dalam susu.

Tempe membantu mengontrol kalori
Sejumlah penelitian yang ditulis di Healthline menunjukkan bahwa diet protein tinggi yang dapat dilakukan dengan tempe dapat merangsang thermogenesis, yang pada akhirnya meningkatkan metabolisme tubuh sehingga lebih banyak kalori yang dibakar.

Selain itu, protein telah terbukti membantu mengontrol nafsu makan karena rasa kenyang yang bertahan lama. Tempe juga bisa dikonsumsi sebagai camilan di sela waktu makan.

Dalam hal kemampuan mengontrol nafsu makan, sebuah penelitian menyebutkan tempe mirip dengan daging. Mengurangi nafsu makan tentunya merupakan variabel penting dalam mengatur pola makan untuk kamu yang sedang diet.

Sejumlah penelitian menyebutkan bahwa kandungan isoflavon pada tempe dapat menurunkan kadar kolesterol dalam tubuh. Selain itu, isoflavon telah terbukti mampu memperbaiki fungsi hati yang rusak.

Tempe Mudah untuk diolah
Salah satu keunggulan tempe adalah sifatnya yang netral, sehingga dapat diolah dan disajikan dengan berbagai cara. Tempe biasanya digoreng, direbus, dikukus, atau dipanggang.

Teksturnya yang cenderung padat juga membuat tempe tidak mudah hancur dan mudah diolah, berbeda dengan tahu yang lebih lembut sehingga perlu berhati-hati saat mengolahnya.

Namun karena alasan gizi, hindari memasak tempe dengan cara digoreng. Meski tempe goreng menjadi salah satu menu paling populer di kalangan masyarakat Indonesia, namun kandungan lemak dan kalori pada minyak bisa menjadi antitesis dari tujuan nutrisi Kamu.

Ini beberapa fakta yang bisa membantu Kamu diet dengan tempe. Dalam memenuhi kebutuhan energi sehari-hari kamu, peran tempe sangatlah penting. Tempe bisa menjadi pendamping diet bagi Kamu yang tidak berteman dengan nasi, daging, dan susu.

Baca Juga  Cara efektif menghilangkan bau mulut setelah makan jengkol dan petai

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *