Metode sederhana membudidayakan tanaman Mahkota Dewa

Metode sederhana membudidayakan tanaman Mahkota Dewa

Yogyakarta,tersurat.com – Mahkota dewa dikenal sebagai tanaman obat. Inilah ramuan obat herbal yang perlu Anda ketahui, yaitu mahkota dewa. Mahkota dewa sudah lama sangat populer di dunia obat herbal.

Secara alami, buah mahkota dewa memiliki banyak manfaat untuk kesehatan tubuh. Sebagian besar mahkota dewa ada di taman atau di kebun. Wajar jika sebagian orang sengaja menanam mahkota dewa untuk melengkapi ragam tanaman obat bagi keluarga.

    Baca Juga : Ternyata mengkonsumsi buah strawberry dapat memberikan segudang manfaat loh

Tanaman herbal mahkota dewa

Aneka Budidaya Mahkota Dewa (Phaleria Macrocarpa) merupakan salah satu tumbuhan obat Indonesia. Mahkota Dewa mengandung banyak senyawa aktif seperti Arcoid yang dapat menetralkan racun dalam tubuh, dan saponin yang berguna sebagai sumber sifat antibakteri dan antivirus, yang memperkuat sistem kekebalan tubuh dan meningkatkan vitalitas, menurunkan gula darah, menurunkan gula darah, dan penggumpalan darah.

Proses penanaman mahkota dewa

Mahkota dewa ini masih jarang dibudidayakan di Indonesia. Oleh karena itu, karena tanaman ini bermanfaat untuk tujuan pengobatan, ini merupakan peluang bisnis dengan prospek jangka panjang. Tanaman ini sangat cocok ditanam di dataran rendah atau di dataran tinggi yaitu 10 sampai 1.300 mdpl, namun tumbuh baik pada ketinggian 10 sampai 1.000 mdpl.

Cara menanam tumbuhan mahkota dewa yang baik

1. Media tanah atau lahan
Sebelum mulai menanam mahkota dewa, gemburkan dulu tanahnya, lalu beri pupuk 20,5 ton/ha, buat lubang berukuran 32x32x32 cm. Biarkan budidaya terbuka setidaknya selama seminggu untuk mendapatkan cukup sinar matahari. Isi dasar lubang dengan menggabungkan kompos dan tanah dengan perbandingan 1:1.

2. Benih
Ada dua jenis benih yang dapat digunakan untuk budidaya mahkota dewa, pertama benih generatif (diperoleh dari biji) dan kedua benih vegetatif (diperoleh dengan stek batang). Pada prinsipnya reproduksi tanaman yang paling sederhana dan berisiko rendah berhasil dalam reproduksi vegetatif tidak sebaik reproduksi genetik, tetapi dengan reproduksi reproduktif. Perbanyakan benih harus terlebih dahulu melewati persemaian.

Bibit yang akan disemai pada media bibit, perhatikan cara perawatan bibit hingga bibit mahkota dewa bertunas. Setelah berumur 2 bulan atau tingginya mencapai 10-15cm, dipindahkan ke media tanam. Cara menanam lubang di bagian bawah untuk mengeluarkannya dari semai dengan cara memasukkan lubang, atau jika budidaya menanam di tanah, Anda perlu menyiapkan media dengan cara menanamnya terlebih dahulu.

3. Teknis menanam
Media tanam dalam mangkok ibarat menanam di tanah dan di taman. Kompos atau pupuk, pasir atau sekam digunakan dengan perbandingan 1: 1. Bila media transplantasi sudah siap, masukkan ke dalam pot yang sudah disiapkan, cuci media di dalam pot hingga basah, dan tunggu 1-2 jam.

Selanjutnya, masukkan bibit yang sudah dipisahkan dari kantong plastik ke dalam lubang kecil yang ukurannya sama dengan kantong plastik pembibitan lalu tekan kiri dan kanan kemudian siram kembali untuk memastikan tanaman telah selesai ditanam.

Pemeliharaan dan proses memanen buah mahkota dewa

4. Pemeliharaan

Supaya mendapatkan kualitas yang baik dari buah mahkota dewa, sebaiknya hindari pemupukan dengan pupuk mineral. Pupuk yang digunakan harus pupuk (organik). Sarana untuk dijadikan pupuk organik tidak sulit, karena sudah ada di sekitarnya, seperti kotoran kambing, kotoran sapi, kotoran ayam, dan kotoran hewan lainnya maupun daun kering.

Penyiraman sebaiknya dilakukan pada saat pemindahan dan pada saat tanaman masih kecil setelah pemindahan. Tidak ada air yang dibutuhkan selama musim hujan. Setelah 6,5 bulan transplantasi, air relatif tidak diperlukan karena jangkauan akarnya sudah dalam. Herbisida dilakukan secara rutin sepanjang tahun. Ini dilakukan agar mahkota dewa yang merupakan tanaman tahunan dapat berkembang biak dengan subur. Herbisida biasanya dilakukan 3 sampai 4 kali.

5. Proses panen
Mahkota dewa bisa dipangkas saat tanaman berumur 2 bulan. Buah mahkota dewa yang matang, segera siap dipanen, yang memiliki ciri-ciri sebagai berikut: Kulit buahnya memiliki aroma coklat kemerahan hingga manis.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *