Manfaat Timun untuk kesehatan yang dapat menurunkan kadar gula dalam tubuh

Manfaat Timun untuk kesehatan yang dapat menurunkan kadar gula dalam tubuh

Yogyakarta, tersurat.com – Mentimun, timun, atau nama ilmiahnya Cucumis sativus L merupakan salah satu buah yang bisa dimakan sekaligus sebagai lalapan dan acar di Indonesia. Timun kaya akan kelembaban dan terasa segar saat dikonsumsi. Mentimun memiliki banyak manfaat bagi kesehatan dan kecantikan karena banyak mengandung berbagai vitamin seperti A, B, dan C. Mineral seperti magnesium, kalium, mangan, dan silikon.

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa mentimun dapat bermanfaat dalam menjaga potensial diabetes, racun aktif anti-oksidatif, produk limbah pembersih, efek menenangkan pada iritasi kulit, dan pencegahan sembelit. Berikut manfaat mentimun lengkap bagi kesehatan jika dikonsumsi setiap hari, yang dikutip dari berbagai sumber.

    Baca Juga : Manfaat Tempe – Makanan Murah, Kaya akan Manfaat

Nutrisi yang tinggi dalam timun

Meski timun rendah kalori, mereka mengandung banyak vitamin dan mineral penting. Satu timun mentah seberat 300 gram mengandung nutrisi sebagai berikut:

Kalori senilai 45
Total Lemak senilai 0 gram
Karbohidrat senilai 11 gram
Protein senilai 2 gram
Serat senilai 2 gram
Vitamin C senilai 14% dari RDI
Vitamin K senilai 62% dari RDI
Magnesium senilai 10% dari RDI
Kalium senilai 13% dari RDI
Mangan senilai 12% dari RDI

Selain itu, timun memiliki kandungan air. Faktanya, timun memiliki kelembaban sekitar 96%. Untuk memaksimalkan nilai gizinya, jangan kupas timun. Memisahkan kulit dan isi tidak hanya jumlah serat yang berkurang, tetapi juga vitamin dan mineral tertentu.

Manfaat yang terdapat dalam Timun

Timun dapat meningkatkan kesehatan tulang
Nutrisi paling dominan dalam mentimun adalah vitamin K untuk menjaga kesehatan tulang. satu mangkuk kulit timun adalah 20% dari target harian yang Anda rekomendasikan untuk memenuhi vitamin K. Nutrisi ini dibutuhkan untuk pembentukan tulang, dan beberapa penelitian telah mengaitkan kadar vitamin K yang rendah dengan peningkatan risiko osteoporosis dan patah tulang.

Timun dapat mendukung kesehatan jantung
Setiap timun mengandung sekitar 152 mg potasium yang dapat menurunkan tekanan darah. Studi tentang asupan kalium telah menunjukkan bahwa semakin tinggi asupannya, semakin rendah laju stroke dan dapat mengurangi risiko penyakit kardiovaskular.

Makan timun adalah cara mudah untuk memulai dengan meningkatkan konsumsi kalium Anda, karena mereka mengkonsumsi kurang dari 2% orang dewasa di Amerika Serikat dan mengonsumsi 4.700 mg kalsium yang disarankan per hari.

Timun dapat melindungi otak dari gangguan neurologis
Kandungan zat anti-inflamasi yang disebut fisetin tidak hanya dalam timun, tetapi juga ada dalam strawberry dan anggur. Baru-baru ini, kami telah mengusulkan peran penting bagi kesehatan otak. Fisetin memiliki kemampuan untuk mengurangi efek gangguan neurologis penuaan pada fungsi otak, dan membantu menjaga fungsi kognitif pada penderita Alzheimer.

Timun membantu hidrasi
Air sangat penting untuk fungsi tubuh kita, dan memainkan banyak peran penting dalam kesehatan tubuh. Air berperan dalam proses pengaturan suhu tubuh dan sirkulasi produk limbah dan nutrisi di dalam tubuh.

Pasalnya, hidrasi yang tepat tersebut dapat mempengaruhi segalanya, mulai dari kemampuan tubuh sampai metabolisme. Selain memenuhi sebagian besar kebutuhan hidrasinya dengan air minum dan cairan lain, sebagian orang bisa mendapatkan 40% dari total asupan cairannya dari makanan. Buah dan sayur khususnya bisa menjadi sumber makanan kita yang baik.

Menurut laporan Healthline, dalam sebuah penelitian, hidrasi dinilai dan catatan makanan dikumpulkan dari 442 anak. Telah mereka menemukan bahwa peningkatan sayuran dan asupan buah dikaitkan dengan peningkatan hidrasi. Timun memiliki kelembaban sekitar 96%, sehingga sangat efektif untuk melembabkan, dan membantu memenuhi kebutuhan kelembaban harian Anda.

Timun dapat menurunkan gula darah
Beberapa percobaan pada hewan menunjukkan bahwa timun membantu menurunkan gula darah dan mencegah komplikasi diabetes. Percobaan pada hewan meneliti efek berbagai tumbuhan pada gula darah. Timun telah terbukti mampu menurunkan dan mengontrol gula darah secara efektif.

Pada hewan percobaan lainnya, tikus digunakan untuk menginduksi diabetes dan menambahkan ekstrak kulit mentimun. Kulit mentimun dapat membantu mengurangi sebagian besar perubahan terkait diabetes dan menurunkan gula darah. Namun, bukti saat ini terbatas pada pengujian hewan. Diperlukan lebih banyak penelitian untuk menentukan bagaimana timun mempengaruhi gula darah pada manusia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *