peternakan sapi

6 Manfaat Inseminasi Buatan pada Sapi ( kawin suntik )

TerSurat.com Yogyakarta – Seorang asisten dokter hewan Universitas Udayana yang sangat tertarik dengan penulisan konten, penulisan ilmiah, novel, dan penelitian. Ia memiliki pengalaman profesional sebagai penulis konten di paktanidigital.com dan sebagai pakar pertanian di AIP-RURAL PRISMA.

Baca juga : 5 tips efektif menggemukkan sapi dalam 3 bulan

Teknologi inseminasi buatan yang ada di bidang peternakan apakah itu?

Peternakan masih menjadi salah satu prospek peternakan yang paling menjanjikan di Indonesia. Selain itu, potensi pasar dan permintaan ternak yang terus meningkat dari tahun ke tahun semakin meningkat. Sejalan dengan itu, kebijakan pemerintah terus mendorong pemenuhan kebutuhan daging sapi melalui swasembada daging sapi nasional. Padahal, upaya pemerintah dalam beberapa tahun terakhir lebih serius dalam menangani masalah peternakan melalui penerapan program SIWAB (Sapi Bunting Wajib) untuk sapi betina produktif. Untuk meningkatkan produktivitas sapi perlu diterapkan teknologi peternakan, termasuk teknologi inseminasi buatan. Inseminasi buatan adalah pemasukan air mani atau sperma dari sapi jantan ke sapi betina dengan menggunakan teknologi yang dibudidayakan oleh manusia. Teknologi ini sudah ada sejak lama di Indonesia. Bagi Anda yang masih ragu atau ingin mendapatkan inseminasi buatan,

berikut 7 manfaat yang bisa Anda dapatkan dengan menggunakan teknologi inseminasi buatan.

1. Dengan baut superior

Teknologi inseminasi buatan memudahkan pemilihan bibit jantan dan memudahkan dalam menghasilkan bibit hewan ternak yang berkualitas. Pemilihan kualitas sperma sebelum sedotan yang digunakan oleh inseminator dilakukan melalui seleksi yang ketat serta pemeriksaan makroskopis dan mikroskopis. Tentunya dengan peralatan laboratorium yang lengkap dan ketat, penentuan pejantan unggul dilakukan dengan melakukan pelatihan pada banyak hewan ternak guna mendapatkan jenis hewan ternak yang dapat dijadikan sebagai pejantan unggul.

Baca Juga  7 alasan seseorang memiliki segudang skill yang belum tentu menjamin kesuksesan

2. Menghemat biaya perawatan

Penggunaan inseminasi buatan menghemat biaya dalam memelihara jantan unggul. Anda tidak harus memelihara sapi jantan yang Anda butuhkan untuk proses kawin sapi Anda.Anda menghemat biaya pembelian pakan ternak, gaji dan gaji karyawan, bahkan waktu perawatan dan pakan yang akan Anda gunakan.

3. Keturunan yang berkualitas

Dengan menggunakan benih jantan unggul sebagai benih jantan bagi betina produktif tentunya akan menghasilkan sapi yang berkualitas pula. Satu hal yang perlu diketahui adalah bahwa seleksi pejantan unggul tidak hanya dilakukan penilaian berdasarkan studi mikroskopis dan makroskopis, tetapi juga pada generasi atau keturunan yang telah digunakan untuk menghasilkan benih yang murni dan berkualitas baik. Pemilihan benih yang berkualitas bertujuan untuk mencegah terjadinya kelainan genetik yang dapat menghasilkan keturunan yang tidak sehat.

4. Mencegah penyakit

Pengenalan air mani atau semen pada sapi dengan bantuan teknologi buatan mencegah penularan penyakit dari pria produktif ke wanita. Dalam kasus ini, penularan penyakit melalui kontak dengan saluran reproduksi terutama dihindari. Yang perlu Anda ketahui, bagaimanapun, inseminator yang melakukan aktivitas ini harus bersih untuk mencegah penularan penyakit.

5. Memperpendek jarak lahir

Pemindahan sapi saat melahirkan terkadang merupakan masalah serius. Apalagi jika Anda tidak memiliki lembu atau polisi di sekitar peternakan Anda, Anda perlu menyewanya dari peternakan terdekat yang jauh. Banyaknya kendala tersebut mengakibatkan ternak diberi interval waktu yang lama, sedangkan pedet berumur sekitar 3 bulan dan kemudian dapat dilakukan perkawinan kembali. Penggunaan teknologi ini memudahkan Anda dalam mencatat waktu kelahiran yang tepat untuk meningkatkan produktivitas sapi Anda.

6. Perbaiki keturunan

Beberapa pusat studi menyatakan bahwa pernikahan sesama jenis dapat membahayakan efek genetik pada keturunannya. Kejadian di lapangan pada umumnya karena kemalasan mendapatkan sapi jantan, sehingga mereka menggunakan sapi jantan dari jenis yang sama bahkan sapi jantan dapat digunakan dengan indukannya sehingga menyebabkan kerusakan genetik. Sapi murni digunakan saat menggunakan teknik inseminasi buatan sehingga tidak perlu takut kawin sedarah. Selain itu perkawinan dapat divariasikan antar spesies hewan yang berbeda, dengan ukuran dan peternakan yang hampir sama untuk menghindari terjadinya fetal mustard pada sapi betina.

Baca Juga  Kelebihan dan Kelemahan Usaha Budidaya Ikan Koi

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *