kegunaan beras merah

Tahukah Anda varietas Beras mana yang paling sehat?

TerSurat.com Yogyakarta – Beras adalah sumber makanan utama masyarakat di banyak negara. Setidaknya ada 26 negara padat penduduk yang menjadikan nasi sebagai makanan pokoknya, termasuk Indonesia. Beras memiliki banyak jenis dan jenis. Bergantung pada bentuk, aroma dan warna tiap jenis nasi, setiap jenis nasi memiliki cara memasaknya masing-masing. Selain itu, masing-masing mengandung nutrisi dan rasa yang berbeda. Lalu apa saja tipenya?

Baca Juga : Apa Penyebab Pradiabetes? Kenali sebelum terlanjur

Berikut mewrupakan macam macam Varietas Beras
1. Beras putih
Nasi putih memiliki lapisan kulit yang sebelumnya telah terkelupas, itulah mengapa berwarna putih. Proses penggilingan membuat nasi putih kurang bergizi dibandingkan nasi merah atau hitam.

Nasi putih dibedakan menjadi bentuk bulir-bulir yaitu:

Beras berbiji panjang.

Padi ini digiling tiga sampai empat kali. Nasi berbiji panjang biasanya tidak terlalu lengket dan biasa disebut nasi kering. Nasi jenis ini rasanya agak keras saat dimasak. Jenis beras bulir panjang adalah beras basmati, melati, dan doongara.

Beras berbiji sedang.

Dibandingkan dengan beras berbiji panjang, beras jenis ini lebih lengket dan kurang aromatik. Saat dimasak juga empuk dan tidak keras.Nasi berbiji pendek. Ini adalah jenis nasi yang paling lembut dan paling lengket saat dimasak. Cocok sebagai bahan dasar makanan seperti sushi dan sebagainya. Nasi ini sering disebut juga nasi pulen. Kandungan amilosanya lebih rendah dibandingkan jenis nasi lainnya, yang membuat nasi jenis ini lebih empuk dan pulen saat dimasak. Amilosa yang terkandung dalam nasi mempengaruhi cara mengembangnya volume beras, yang kemudian menjadi nasi yang pulen. Nasi amilosa rendah biasanya menghasilkan nasi yang tidak mudah mengering. Beras yang digunakan di Jepang biasanya menggunakan beras jenis ini.Bahkan bentuk butiran yang berbeda mempengaruhi tingkat indeks glikemik yang dikandungnya. Beras berbiji panjang seperti beras Basmati dan Doongara memiliki indeks glikemik lebih rendah daripada beras berbiji sedang atau pendek.

Baca Juga  5 Manfaat ikan lele untuk kesehatan yang sering terlewatkan

Namun jika dibandingkan dengan jenis beras lainnya, nasi putih mengandung lebih sedikit serat dibanding jenis beras lainnya seperti beras merah dan beras hitam. Hal ini karena beras lapisan luar dan tengah yang berserat tinggi telah hilang melalui proses penggilingan, sedangkan beras merah dan hitam tidak.

2. Beras merah
Beras merah juga digiling, tetapi tidak seperti nasi putih, beras merah hanya menghilangkan lapisan luarnya saja dan bukan lapisan tengahnya. Nasi merah memiliki tekstur yang lebih keras dibandingkan nasi putih saat dimasak. Selain itu, beras merah mengandung magnesium yang cukup tinggi dan seratnya 3,2 gram per 100 gram. Total protein per 100 gram beras merah saat ini adalah 7,2 gram, lebih tinggi dari 100 gram nasi putih yang hanya mengandung sekitar 6,3 gram. Indeks glikemiknya sedang, jadi makan nasi merah akan membuat Anda kenyang lebih lama.

3. Beras merah
Mirip dengan beras merah, beras merah memiliki tekstur yang lebih keras dan kasar. Beras merah bermanfaat untuk menjaga keseimbangan produksi sel darah merah dan hormon serotonin (hormon yang mengatur nafsu makan) karena mengandung zat besi dan vitamin B6. Warna merah nasi ini berasal dari lapisan luarnya yang mengandung antosianin yang membuatnya berwarna merah.

Baca Juga : 33 Ribu Tanaman Obat Herbal di Indonesia, Apa Takdirnya?

4. Beras hitam
Beras hitam merupakan beras yang cukup langka di pasaran dan memiliki nilai jual yang sangat tinggi. Hal ini dikarenakan kandungan gizinya yang lebih tinggi dibandingkan dengan jenis beras lainnya. Nasi hitam memiliki tekstur yang kenyal dan renyah sehingga butuh waktu lama untuk melunak. Beras hitam mengandung vitamin E tingkat tinggi, yang memperkuat sistem kekebalan tubuh, melawan radikal bebas, dan memperbaiki kerusakan sel di hati. Beras ini minimal mengandung 20,1 gram serat, 7 gram

Baca Juga  Jangan berlebihan mengkonsumsi gula! Ini hitungan konsumsi gula per harinya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *