kegunaan beras merah

5 tips mengolah beras merah agar mengembang dan enak disantap

5 tips mengolah beras merah agar mengembang dan enak disantap

kegunaan beras merahTerSurat.com Yogyakarta – Asupan karbohidrat sangat dibutuhkan tubuh untuk menjaga energi. Saat berpuasa, disarankan agar Anda mengonsumsi makanan sumber karbohidrat kompleks yang dicerna lebih lama dan menjaga perut kenyang lebih lama. Salah satu sumber karbohidrat kompleks yang paling umum adalah nasi merah.

Baca Juga : Berikut ini metode baru cara menanam tanaman hias berbiji

“Beras merah hanya berbeda karena mengandung senyawa yang disebut antosianin. Kita sering mengira hanya antosianin dalam blueberry serta buah dan sayuran ungu. Fakta bahwa beras merah mengandung antosianin sangat positif karena memberi Anda lebih banyak nutrisi” jelas ahli gizi Chloe McLeod., dikutip dari Huffington Post Australia.

Selain itu, beras merah juga mengandung zat berserat tinggi yaitu 6,2 g per 100 g beras. Namun, masyarakat seringkali menghindari nasi merah karena memiliki rasa dan tekstur yang aneh. Hanya saja ada beberapa trik agar nasi merah lebih pulen dan enak.

1. Rendam dulu Beras Yang mau Di Masak

Begitu terbiasa makan nasi putih, makan nasi merah akan menjadi pengalaman baru. Beberapa dari Anda mungkin menganggap nasi merah lebih keras dan tidak selembut nasi putih. Belum lagi teksturnya yang tidak empuk saat dikunyah. Salah satu trik agar lebih pulen dan pulen adalah dengan merendamnya sebelum diolah.

Mengumpulkan informasi dari berbagai sumber, beras merah dapat direndam dalam air bersih minimal 30 menit atau maksimal 2 jam. Kemudian nasinya dikeringkan dan bisa diolah seperti biasa baik dengan rice cooker maupun manual di atas kompor.

2. Proporsi yang tepat

Yang terpenting adalah rasio beras terhadap air. Kadang beda jenis beras, beda jumlah air. Berbeda dengan nasi putih, beras merah membutuhkan lebih banyak air.

Baca Juga  Jangan buru-buru sewa apartemen, baca kontrak Anda dengan cermat

Menggunakan perbandingan Pada umumnya nasi putih 1: 1 (128 gram beras merah) atau  236 mililiter 1 cangkir, beras merah membutuhkan 1 cangkir air (). Sederhananya, Anda hanya membutuhkan air hingga 1 ruas jari diukur dari permukaan nasi. Namun beras merah membutuhkan sekitar 2 1/4 gelas air, atau sekitar 500 mililiter air untuk 1 gelas beras.

3. Campur dengan nasi putih

Konsumsi beras merah memang lebih sehat dari pada konsumsi nasi putih. Konsumsi keduanya tidak masalah. Bahkan, Anda bisa menemukan nasi merah dalam kombinasi serta nasi spons dan empuk dalam kombinasi. Untuk puasa yang lebih sehat, campurkan keduanya dengan perbandingan 1: 1 terlebih dahulu, kemudian kurangi jumlah nasi putih untuk mendapatkan karbohidrat yang lebih kompleks.

4. Masak, aduk sebentar dan diamkan

Memasak dengan rice cooker bisa membuat nasi merah pulen. Setelah memulai tata graha yang baik, sebaiknya setelah memasak, nasi tidak segera disajikan. Sebaiknya buka penanak nasi dan diamkan nasi selama sekitar 10 menit. Waktu ekstra ini memungkinkan Anda untuk menyerap nasi berlebih tanpa membuatnya terlalu matang.

Sambil membuka, Anda bisa mengaduk nasi perlahan agar proses penyerapannya lebih sempurna. Nasi sudah siap dihidangkan.

5. Masak secara manual

Proses pemasakan manual membuat nasi lebih pulen dan pulen. Proses ini dilakukan dalam dua tahap: merebus nasi dengan air hingga setengah matang, kemudian mengukusnya dalam wajan khusus (dandang). Konsumsi air akan lebih tinggi dan waktu memasak lebih lama. Namun, proses manual menjanjikan pengolahan beras yang tidak pernah gagal.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *