kumpulan tanaman herbal

Menteri Koordinator Luhut akan mendirikan pusat penelitian tanaman herbal di Danau Toba

Menteri Koordinator Luhut akan mendirikan pusat penelitian tanaman herbal di Danau Tobakumpulan tanaman herbal

TerSurat.com Yogyakarta – Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Penanaman Modal terus menggalakkan pembuatan obat-obatan rumah tangga, terutama yang berbahan alami atau herbal. Diharapkan dengan bahan baku dalam negeri, harga produk manufaktur bisa lebih kompetitif.

Untuk itu, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan akan mendirikan pusat penelitian tanaman jamu di kawasan Danau Toba, Sumatera Utara.

Baca Juga : Khasiat bunga telang ungu memang jarang diketahui baik untuk kecantikan

“Dari Pak Luhut sendiri inisiatifnya untuk menanam sekitar 500 hektar untuk kebun jamu di Toba,” kata Septian Hario Seto, Deputi Koordinator Penanaman Modal dan Pertambangan Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Penanaman Modal, dalam webinar tentang nasional. dialog. Urgensi Ketahanan Bidang Kesehatan, Senin (21/12/2020).

Terkait dengan rencana tersebut, kata Seto, Menko Luhut telah melakukan komunikasi dengan dua universitas di China yang terkenal dengan penelitian tanaman jamu, yakni Zhejiang Chinese Medical University dan Yunnan University.

Selain itu, Seto menambahkan, rencana ini nantinya akan melibatkan sejumlah produsen jamu dari berbagai daerah yang ada di Indonesia. Seperti Dexa-Medica atau perusahaan lain untuk berpartisipasi dalam pelaksanaan kolaborasi penelitian.

“Kami akan mengundang produsen jamu yang sudah ada dari berbagai daerah yang ada di indonesia seperti Dexa-Medica karena kami sudah berkomunikasi dengan dua universitas di China yang terkenal dengan riset riset jamu,” kata Seto.

Seto mengembangkan sistem kecerdasan buatan (Artificial Intelligent / AI) untuk Universitas Zhejiang. Mengetahui kandungan tanaman herbal dan menggabungkannya dengan tanaman herbal lainnya, maka sistem dapat mengetahui manfaat tanaman herbal tersebut untuk mengobati penyakit tertentu.

Baca Juga  Waspadai Limfoma (kanker) Dan Kenali Gejalanya

“Jadi penelitiannya di sana sangat maju. Hal ini menggembirakan Menteri Koordinator (Luhut). Ia berharap ini bisa segera terwujud, karena menurut saya jamu kita tidak kalah kuat dibandingkan dengan China,” pungkasnya.

Pemerintah menyediakan 300 hektar kawasan industri Batang untuk industri farmasi

Sebelumnya, melalui Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marves), bersama Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN), pemerintah menyiapkan lahan seluas 200 hektare (ha) hingga 300 hektare dari kawasan industri Batang untuk produksi obat-obatan atau perusahaan farmasi.

Langkah ini diambil setelah mempertimbangkan potensi bahan baku negara yang melimpah untuk industri farmasi. Namun sejauh ini belum dimanfaatkan secara optimal.

“Kami dan tim dari Kementerian BUMN telah mendorong kemungkinan ada 200-300 hektar Kawasan Industri Batang untuk industri farmasi,” kata Septian Hario Seto, Deputi Koordinator Penanaman Modal dan Pertambangan Kementerian Koordinasi Penanaman Modal dan Pertambangan. dalam webinar National Dialogue – Urgency for Health Sector Resilience, Senin (21 Desember 2020).

Panggilan akrabnya Seto menyatakan, nantinya pemerintah akan menyediakan infrastruktur dasar seperti pengelolaan sampah. Sehingga investor atau pengusaha hanya tinggal membangun pabrik. Semoga ini menjadi daya tarik tersendiri bagi para investor.

“Pemerintah akan menginvestasikan infrastruktur dasar untuk pengolahan sampah, jadi tidak perlu investasi untuk pengolahan sampah,” kata Seto.

Seandainya, Seto menyebut beberapa negara seperti India dan China yang mengalami kendala terkait limbah industri obat yang semakin lama kalau tidak di tangani ataupun di biarkan di biarkan begitu saja maka akan menjadi masalah besar bagi negara tersebut. Kemudian negara-negara ini melakukan penyesuaian dari waktu ke waktu.

Oleh karena itu, pemerintah Indonesia berinisiatif menyediakan infrastruktur pengolahan limbah guna mengurangi dampak lingkungan.

Baca Juga  Penjelasan Lengkap Manfaat Daun Pepaya Serta Efek Sampingnya

“Kami melihat dengan jelas ada jalan keluarnya, yakni melalui mengadakan investasi pemerintah di infrastruktur saham biasa. Sehingga pengusaha lebih mudah tinggal membangun pabriknya nanti,” kata Seto.

Seto memperkirakan 10 hingga 15 perusahaan dapat didirikan dari 200 ha hingga 300 ha.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *