Tanaman Hidroponik

Alat- alat untuk mempersiapkan berkebun menggunakan metode hidroponik

Alat – alat untuk mempersiapkan berkebun menggunakan metode hidroponikTanaman Hidroponik

TerSurat.com Yogyakarta – Hidroponik adalah budidaya tanaman yang memanfaatkan (memanfaatkan) air tanpa penggunaan lahan dan mendorong pertumbuhan kebutuhan hara tanaman. Kebutuhan air untuk tanaman hidroponik lebih sedikit dari pada kebutuhan air untuk budidaya dengan media tanah. Hidroponik menggunakan air, yang lebih efisien dan oleh karena itu bekerja paling baik di daerah dengan persediaan air terbatas. Sebagian besar petani masih menggunakan cara lama untuk teknik penanaman mereka sendiri. Ini adalah cara tradisional dalam menggunakan media tanah. dan banyak dari sistem irigasi yang masih mengandalkan air hujan.

Sangat bermanfaat untuk mengisi waktu luang dengan menanam tanaman. Anda bisa makan hasil panen Anda dan memotong biaya pembelian sayuran. Metode hidroponik dikembangkan untuk masyarakat yang tinggal di perkotaan dengan lahan terbatas.

Baca juga: Cara menanam kangkung dengan metode hidroponik bisa diletakkan di dalam ruangan

Cocok untuk Pemula Jika ingin menanam tanaman dengan metode hidroponik, cukup kumpulkan gelas plastik bekas, botol plastik bekas, kain flanel, dan air untuk media tanam. Dengan begitu, Anda bisa memulai dengan lebih mudah.

Anda juga dapat membeli kit penanam hidroponik, yang banyak tersedia di pasaran. “Alat ini sudah sering dijual di toko online, lengkap dengan dimensinya, wadah tanamannya kemudian juga ada selang airnya, yang lebih mudah,” kata Pusat Daur Ulang Dounder Kertabumi,

Ikbal menyebutkan harga paket alat hidroponik mulai dari Rp 100.000 hingga Rp 200.000. Harganya tergantung luas media tanam. Baca Juga: Tips Menanam Sayur Dengan Metode Hidroponik Di Ruang Tertutup Yang Cocok Untuk Dibesarkan Anak-Anak. Alat hidroponik membutuhkan sumber tenaga. Fungsi listrik adalah memompa air ke semua lubang di dalam tabung pembangkit.

Namun ada juga jalur manual bagi yang ingin berkebun hidroponik. Ikbal menyarankan untuk menggunakan botol bekas.

Caranya adalah siapkan botol plastik bekas dengan tutup atau toples plastik bekas untuk air mineral, yang ditutup dengan kain flanel dengan ketebalan yang cukup di bagian bawah botol.

Kain flanel berguna untuk meluruskan akar. Anda bisa mengganti kain flanel dengan kerikil, sumbu, atau spons untuk membantu menjaga kelembapan di akar.

Kemudian siapkan alat pemotong atau gunting, kain flanel, alat pelubang seperti solder atau paku yang dipanaskan, dan air nutrisi atau pupuk. Cari wadah sederhana seperti ember atau botol plastik 1,5 liter untuk menampung air.

Letakkan wadah tanaman sedalam 1 cm di dalam wadah air sampai akar tanaman terendam. Anda juga membutuhkan tempat yang terkena angin, seperti  jendela atau balkon, karena angin mengangkut oksigen yang dibutuhkan oleh tanaman. Kemudian siapkan pupuk cair, bisa kimiawi atau alami.

Pupuk cair alami dapat dibuat dari air yang direndam dalam beras dan air yang digunakan untuk merendam daun pisang. Selanjutnya, beri ruang tanaman untuk menerima sinar matahari. Keunggulannya tidak hanya menghemat lahan, tetapi juga lebih mudah perawatannya dan bisa dilakukan secara berdampingan.

Karena sinar matahari juga merupakan sumber energi bagi tumbuhan karena merupakan kebutuhan dasar untuk fotosintesis. Tanaman yang terkena sinar matahari lebih kuat, lebih besar, dan lebih tahan lama., Anda bisa menggunakan lampu tanam atau sinar matahari Jika ruangan tidak memiliki sudut yang terkena sinar matahari.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *