Tanaman Hidroponik

Cara mudah menanam bawang merah secara hidroponik

Cara mudah menanam bawang merah secara hidroponikTanaman Hidroponik

TerSurat.com Yogyakarta Р Bawang merah adalah tanaman asli Indonesia. Tumbuhan ini termasuk jenis tumbuhan berumbi. Tepatnya, umbi berlapis. Bawang merah terdiri dari berbagai lapisan umbi yang saling menempel.

Bawang merah juga termasuk dalam kategori rempah-rempah. Sebagai bumbu masakan, bawang merah memiliki fungsi sebagai penambah rasa dalam masakan.

Kebanyakan petani masih menggunakan cara lama untuk teknik penanaman mereka sendiri. Ini adalah cara tradisional dalam menggunakan media tanah. dan banyak dari sistem irigasi yang masih mengandalkan air hujan.

Baca juga: Apakah tanaman hidroponik lebih sehat daripada sayuran biasa?

Bawang merah hidroponik dengan media karton telur

Jawabannya ada disana. Salah satunya dengan media karton telur. Bagaimana? Yuk simak penjelasannya berikut ini:

  1. Siapkan benih.
  2. Pilih bibit yang berkualitas baik. Ciri-cirinya adalah tidak memiliki cacat, besar dan tua.
  3. Siapkan gelas plastik atau wadah lain dan isi dengan air hingga agak penuh.
  4. Letakkan lidi di tengah umbi bawang bombai dan gantung bawang di atas gelas dengan mengaitkan ujung lidi ke mulut gelas.
  5. Biarkan akar bawang terendam air, tapi jangan sampai seluruh umbinya terendam. Cukup akarnya.
  6. Letakkan media persemaian di tempat gelap.
  7. Tunggu sekitar 2 sampai 5 cm kecambah muncul. dan benih siap ditanam.
  8. Media tanam
  9. Siapkan cairan hara hidroponik atau pupuk cair dan campurkan dengan air yang sudah dicampur bila bawang merah bertabrakan.
  10. Taburkan adonan cair pada media karton telur untuk merangsang pertumbuhan akar bawang merah dan memudahkan adaptasi bawang merah.
  11. Tumpuk 5 sampai 6 karton telur menjadi satu dan pastikan karton telur tersebut bukan plastik dan dalam kondisi baik.
  12. Rendam tumpukan karton telur dengan cairan yang telah kita campur tadi. Jaga semua lapisan di bawah air.
  13. Keluarkan karton telur dari bumbu perendam. Diamkan agar tidak ada cairan yang menggenang di permukaan kotak telur, tapi masih lembap.
  14. Campurkan benih, tanah yang bertekstur gembur dan pupuk kandang atau kompos dengan perbandingan 1: 1: 1.
  15. Isi baki telur dengan campuran kulit, tanah dan kompos.
  16. Tanam bibit bawang merah
  17. Setelah media tanam siap, Anda dapat menggunakan alat seperti sekop kecil atau tangan untuk membuat lubang pada media tanam.
  18. Anda selanjutnya bisa mengambil bibit yang siap ditanam. Pertama, pastikan Anda telah melepas lidi yang menempel pada umbi bawang merah dan mencuci bijinya dengan air bersih terlebih dahulu.
  19. Bila benih sudah siap, letakkan benih di lubang tanam dan tutupi lubang dengan tanah yang sudah tercampur. Jangan lupa untuk memadatkan tanah terlebih dahulu agar bibit berdiri kokoh.
  20. Perawatan
  21. Untuk penyiraman 3 hari pertama setelah tanam, bisa disiram dengan air biasa menggunakan media semprot.
  22. Untuk keesokan harinya sebaiknya disiram dengan cairan nutrisi.
  23. Jika Anda tidak dapat menemukan larutan nutrisi yang tepat dengan alternatif lain, Anda dapat menyirami tanaman umbi dengan cairan teh, cairan cangkang telur, dan air cucian beras.

Sehingga bawang merah dapat ditanam dengan sistem hidroponik. Keunggulannya tidak hanya menghemat lahan, tetapi juga lebih mudah perawatannya dan bisa dilakukan secara berdampingan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *