Tanaman Hidroponik

Apakah tanaman hidroponik lebih sehat daripada sayuran biasa?

Apakah tanaman hidroponik lebih sehat daripada sayuran biasa?Tanaman Hidroponik

TerSurat.com Yogyakarta – Belakangan ini banyak bermunculan cara-cara bercocok tanam sayuran, termasuk hidroponik. Beberapa orang berpendapat bawasanya memakan tanaman dari tanaman hirdoponik bisa meperbaiki pola makan kita, sehingga hasilnya lebih sehat daripada tanaman yang ditanam dengan cara biasa. Namun, benarkah sayuran hidroponik lebih sehat?

Baca juga: Adakah Pengaruh sinar matahari pada tanaman selada hidroponik???

Apa itu sayuran hidroponik?Sayuran hidroponik adalah sayuran yang ditanam dengan bantuan cairan yang mengandung mineral yang dibutuhkan sayuran untuk tumbuh. Berbeda dengan sayuran lain yang membutuhkan tanah untuk tumbuh, sayuran hidroponik hanya membutuhkan air mineral untuk tumbuh. Air yang digunakan untuk menanam sayuran ini juga dapat didaur ulang. sistem hidroponik juga membutuhkan lampu, sistem filter untuk air dan udara, serta peralatan AC Selain air dan mineral . Semua hal tersebut diperlukan untuk menunjang pertumbuhan tanaman hidroponik. Biasanya, sayuran hidroponik ditanam di dalam dan di luar ruangan.

Apa pro dan kontra sayuran hidroponik?

Karena tanaman hidroponik sangat berhati-hati tentang bagaimana dan dimana ditanam serta tidak membutuhkan tanah, maka sayuran hidroponik tidak perlu menggunakan pestisida untuk melindunginya dari serangan hama serangga. Oleh karena itu, sebagian besar produk tanaman hidroponik juga organik.

Ingin makan enak tapi sehat?

Selain itu, manfaat menanam sayuran secara hidroponik tercantum di sini.

  • Membutuhkan lebih sedikit air daripada metode tradisional
  • Pola makan, kelembaban (pH) dan lingkungan tempat tumbuhnya dapat dikontrol
  • Sayuran tumbuh lebih cepat karena lebih banyak oksigen (dari air) tersedia di area perakaran
  • Lebih banyak tanaman
  • Bisa ditanam dimana saja, tidak membutuhkan lahan yang luas untuk menanamnya
  • Tidak membutuhkan budidaya atau pengendalian gulma
  • Tidak diperlukan rotasi tanaman
  • beberapa tanaman, seperti selada dan stroberi, dapat dikondisikan ke ketinggian yang lebih baik untuk ditanam, tumbuh, dan dipanen

Sayangnya, dibalik semua kelebihan tersebut, sistem hidroponik secara alami juga memiliki beberapa kekurangan. tidak menutup kemungkinan tanaman hidroponik mengalami beberapa masalah hama Meskipun tanaman hidroponik memiliki risiko lebih rendah terkena hama.

Beberapa jamur, seperti Verticillium atau Fusarium, yang dapat menyebabkan penyakit seperti konjungtivitis, dapat menyebar dengan cepat melalui implantasi sistem hidroponik. Anda membutuhkan lebih banyak keterampilan dan pengetahuan untuk menanam tanaman hidroponik dengan baik. Ini karena tanaman hidroponik membutuhkan suhu, kelembapan, dan jumlah cahaya yang harus dikontrol setiap saat.  Selain itu, Anda membutuhkan biaya pengoperasian yang tinggi. Biaya ini digunakan untuk membeli lampu dan peralatan lain yang mendukung pertumbuhan tanaman hidroponik.

Apakah Sayuran Ini Lebih Sehat?

Padahal, sayuran hidroponik belum terbukti secara jelas jika lebih sehat dibandingkan sayuran yang ditanam dengan cara lain. Ada beberapa penelitian yang menunjukkan bahwa jenis sayuran ini lebih tinggi kandungan gizinya. Berbagai penelitian juga menunjukkan bahwa pola makan pada tanaman hidroponik sama dengan pada tanaman konvensional. Di sisi lain, ada penelitian yang menunjukkan bahwa tanaman hidroponik juga mengandung unsur hara yang lebih sedikit.

Salah satunya adalah penelitian yang dipublikasikan di Journal of Agricultural and Food Chemistry. Dalam penelitian ini, sayuran hidroponik menunjukkan kadar karotenoid yang lebih rendah. Perlu diketahui bahwa nutrisi dan fitonutrien pada sayuran yang ditanam secara hidroponik bervariasi tergantung pada beberapa faktor, seperti: B. jenis tanaman dan musim panen sayuran.

Penanganan dan penyimpanan sayuran setelah panen juga mempengaruhi pola makan mereka. Penyimpanan yang buruk dapat mengurangi nutrisi yang terdapat dalam sayuran Terlepas dari cara penanamannya, tanaman dapat tumbuh dengan kadar hara yang baik asalkan memiliki cukup unsur hara (terutama mineral dalam air) untuk tumbuh dan juga mendapat cukup cahaya dan udara.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *