Adakah Pengaruh sinar matahari pada tanaman selada hidroponik???

Adakah Pengaruh sinar matahari pada tanaman selada hidroponik???

TerSurat.com Yogyakarta – Pengaruh Sinar Matahari pada Selada Hidroponik Sinar matahari merupakan kunci penting bagi pertumbuhan tanaman hidroponik. Dimana Salah satu tanaman hidroponik yang paling populer adalah selada. Dan salad berkualitas tinggi tentunya akan menjadi nilai plus.

Kembali pada kebutuhan sinar matahari. Tentunya semua tanaman membutuhkan sinar matahari. Sinar matahari sangat penting untuk tanaman hidroponik.

Baca juga: Cara menanam hidroponik Hemat Biaya Mengganti Pralon dengan botol bekas

Kesulitan dalam menanam selada selama ini adalah ketersediaan sinar matahari. Padahal, jika kita hanya menanam selada sebagai hobi saja, tidak akan ada masalah yang mengganggu kita meski kurang sinar matahari. Namun saat menanam selada untuk kebutuhan pasar maka kualitas selada menjadi prioritas.

Misalnya, tidak seperti tanaman mangga atau singkong, yang dapat bertahan dengan baik di bawah sinar matahari yang kurang ketika selada dan tanaman hidroponik lainnya terlihat jelas karena kurangnya sinar matahari. Batang tanaman yang memanjang dan daun kecil yang tidak melebar.

Selada terus tumbuh dan saat matahari bersinar terang, daun selada pun mekar. Namun jika kita menginginkan selada yang tampilannya bagus seperti yang dijual di supermarket, maka ketersediaan sinar matahari sangat berpengaruh. Dan bukan hanya ketersediaan matahari, tapi juga intensitas cahaya matahari.

Saat sinar matahari lebih sedikit, batang selada akan memanjang. Semakin lama sinar matahari, semakin panjang batang selada. Hal ini tentu saja memperburuk tampilan dari salad itu sendiri, dan jika dipasarkan maka akan ditolak.Kemudian intensitas cahayanya. Jika selada terkena terik matahari, sebagian daun selada akan layu bahkan mengering. Saya tidak tahu apakah itu karena ppm nutrisi saya hilang atau semacamnya.

Selada ternyata lebih mudah terserang penyakit selama saya tumbuh tidak kena penyakit seperti tomat atau tanaman cabai seperti virus, kutu atau fusarium layu atau bahkan semut tidak mendekati selada.Salad yang juga kekurangan sinar matahari atau sinar matahari. Meski ada yang lebih buruk. Semakin sedikit sinar matahari yang diterima selada, semakin lama daunnya tumbuh bukannya melebar.

Berbeda dengan yang satu, dimana daun terlihat jauh lebih lebar dengan panjang daun yang sama. Tapi kurasa salad ini pun bukan hasil terbaik. Lalu bagaimana dengan optimal.selada yang panjang dan lebar, juga lekuknya yang sangat kuat seperti di foto. Ini adalah kualitas salad yang optimal. Meskipun tentu saja ada faktor benih di mana Anda juga perlu menggunakan benih berkualitas di foto ini.

Intinya adalah matahari berdampak besar pada tanaman hidroponik. Semakin lama selada terkena sinar matahari, semakin baik. Daun selada benar-benar tidak akan membesar selama tidak ada sinar matahari. Kalau begitu bukan berarti selada juga membutuhkan sinar matahari yang terik loh ya. Tidak!.Selada membutuhkan lama sinar matahari hingga 8 jam sehari agar tumbuh optimal. Jadi cobalah memberi salad Anda sinar matahari yang sangat panjang, bukan panas. Lebih baik berjemur di bawah sinar matahari daripada menggunakan benih berkualitas atau makanan premium, tetapi tidak ada sinar matahari.

Pupuk cair alami dapat dibuat dari air yang dibasahi beras atau olahan daun pisang dan kotoran kelinci. Selanjutnya, beri ruang tanaman untuk menerima sinar matahari. Alasannya, ini juga merupakan sumber energi bagi tumbuhan karena merupakan kebutuhan dasar untuk fotosintesis. Tanaman yang terkena sinar matahari lebih kuat, lebih besar, dan lebih tahan lama. Anda bisa menggunakan lampu tanam atau sinar matahari Jika ruangan tidak memiliki sudut yang terkena sinar matahari,.

Demikianlah artikel tentang kebutuhan dan peran penting sinar matahari dalam pertumbuhan selada hidroponik, selamat bekerja dan kegiatan yang membahagiakan, dan salam Hormat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *