Tanaman Hidroponik

Mau menanam tanaman tapi terhalang lahan sempit ??? Inilah solusinya !!

Mau menanam tanaman tapi terhalang lahan sempit ??? Inilah solusinya !!Tanaman Hidroponik

TerSurat.com Yogyakarta – Pada umumnya masyarakat memiliki ruang hidup yang terbatas namun tetap menginginkan tanaman hijau di rumahnya.

Memiliki rumah dengan luas yang kecil tidak menghalangi aktivitas rumah. Salah satu caranya adalah dengan mengandalkan sistem hidroponik yang memungkinkan Anda memiliki taman organik di rumah mungil. Berikut adalah daftar rumah yang sangat terjangkau di bawah 72 kaki persegi.

Baca juga : Tahukah anda tanaman apa saja yang cocok untuk hidroponik?

Cara membuat tanaman hidroponik sederhana

Misalnya tanaman yang tumbuh secara hidroponik berikut ini adalah cabai. Berikut adalah opsinya segera:

  • Menabur benih

Jika Anda hanya menanam cabai hidroponik untuk hobi, cukup gunakan benih cabai yang ada di dapur. Pilihlah buah yang baik, tua, dan tentu saja bebas penyakit. Perhatikan baik-baik. Jika sudah, bagi cabai dan ambil bijinya untuk disemai. Pada saat penyemaian benih cabai hidroponik, media semai dapat digunakan berupa campuran tanah, batu bara kupas dan kompos atau pupuk kandang dengan perbandingan 1: 1: 1. Kemudian letakkan benih cabai hidroponik di atas media semai. Jarak antar bibit 3×3 cm, tutupi secukupnya dengan tanah halus.

Untuk penyiraman sendiri cukup menggunakan penyemprot untuk melembabkan bibit cabai secukupnya. Tunggu 5 hingga 7 hari untuk melihat apakah benih cabai telah tumbuh.

  • Siapkan media tanam

Cara menanam fasilitas hidroponik selanjutnya adalah dengan menyiapkan media tanam. Anda bisa menggunakan cocopeat (bubuk batok kelapa) dan arang tempurung dengan perbandingan 1: 1. Campur kedua bahan tersebut secara merata, kemudian siapkan porosnya karena penanaman hidroponik ini dilakukan dengan sistem MickSumbu yang bisa anda gunakan dari kain flanel. Zat ini memiliki daya serap yang sangat tinggi. Dengan daya serap yang tinggi tersebut maka unsur hara dapat masuk ke dalam media tanam dengan baik.

  • Siapkan stand makanan dan panci

Waduk dan wadah hara juga bisa dibuat dari barang bekas berupa gelas atau gelas bekas.

  • Tanam benih

benih yang Anda tabur antara umur 25-30 hari setelah tanam. Pemindahan harus dilakukan dengan hati-hati agar bibit tidak pecah atau rusak. Sirami media semai dengan air sebelum mencabut atau mencabutnya. Setelah itu, Anda bisa mencabut bijinya dan menanamnya di media tanam. Namun pastikan akar benih bebas dari media benih. Anda bisa mencucinya dengan sangat hati-hati terlebih dahulu. Anda bisa menanam benih ini di dalam pot lalu mengisinya dengan air secukupnya. Jika demikian, Anda bisa meletakkan tanaman di tempat teduh. Hati-hati dengan media tanam dan jangan biarkan mengering. Jika sudah menyusut, siram media tanam dengan air. Biarkan tanaman di tempat teduh selama sekitar 1 minggu. Setelah itu, perkenalkan tanaman cabai hidroponik ke sinar matahari secara bertahap dan perlahan.

  • Memberi nutrisi

Untuk tanaman cabai hidroponik untuk menunjang pertumbuhannya. Nutrisi yang dapat diberikan adalah nutrisi AB Mix yang dirancang khusus untuk tanaman hidroponik. Ketika benih berumur 5 sampai 7 hari setelah tanam, unsur hara ini siap untuk pergi. Gunakan 600 hingga 700 ppm, atau sekitar 5 ml nutrisi A, 5 ml nutrisi B, dan 1 liter air.

  • Pemeliharaan

Satu hal yang tidak boleh terlewatkan saat menanam cabai hidroponik adalah perawatannya. Yang harus Anda lakukan hanyalah memenuhi kebutuhan nutrisi dan melindungi tanaman cabai dari penyakit dan hama. Oleh karena itu, periksa dengan cermat ketersediaan larutan nutrisi dalam media pertumbuhan. Jika tampak berkurang, sirami dengan larutan nutrisi agar tanaman bisa tumbuh subur daripada mati. Sedangkan hama dan penyakit yang berisiko pada tanaman cabai hidroponik adalah kutu daun, ulat, tungau, bintik, dll.

Untuk memenuhi kebutuhan mikronutrien tanaman hidroponik, lakukan penyemprotan tanaman dengan pupuk daun seminggu sekali. Penyemprotan dengan pupuk daun dapat dilakukan selama fase pertumbuhan vegetatif. Jika sudah memasuki fase pertumbuhan generatif, lakukan penyemprotan dengan pupuk buah. Pemanenan cabai hidroponik dapat dilakukan pada saat tanaman cabai berumur antara 80 hingga 90 hari setelah tanam.

2 comments

  1. terima kasih informasinya sangat membantu

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *