Tanaman Hidroponik

Berbagai macam sistem Hidroponik, Berikut 8 jenis sistem hidroponik

Berbagai macam sistem Hidroponik, Berikut 8 jenis sistem hidroponikTanaman Hidroponik

TerSurat.com Yogyakarta –  Menanam dengan media tanah itu mudah. Namun, metode hidroponik memiliki metode dan metodenya sendiri agar tanaman Anda dapat tumbuh dengan mudah. Menurut laporan dari Fresh Water Systems, berikut 8 jenis sistem hidroponik yang bisa Anda gunakan di rumah Anda sendiri:

Baca juga : Cara Budidaya Hidroponik, Mudah Untuk Pemula

1.Sistem sumbu

Sistem sumbu hidroponik merupakan salah satu metode hidroponik yang paling sederhana dan termudah. Pada sistem sumbu, tanaman ditempatkan pada wadah yang terletak langsung pada bak penampungan air. Tempat penampungan air sebelumnya diberi larutan nutrisi seperti pupuk dan pupuk tanaman. Sistem ini dapat dengan mudah dibuat hanya dengan tali atau wol dan wadah plastik.

Sistem sumbu ini menggunakan metode yang disebut kapiler, di mana tali atau kain perlahan-lahan menyerap air seperti spons dan langsung mentransfer air dan nutrisi ke tanaman yang Anda tanam. Menanam tanaman hidroponik dengan sistem sumbu membutuhkan waktu sedikit lebih lama dan membatasi jenis tanaman yang bisa Anda tanam. Cara ini juga bisa dipadukan dengan sistem ventilasi agar tanaman dapat menerima lebih banyak oksigen.

2. Sistem budidaya perairan dalam

Sistem hidroponik selanjutnya adalah sistem budidaya perairan dalam. Cara ini cukup sederhana karena tanaman yang Anda tanam hanya perlu dimasukkan ke dalam air berkarbonasi. Metode ini merupakan salah satu metode hidroponik yang paling sederhana dan terpopuler yang digunakan oleh banyak orang. Banyak yang berpikir bahwa metode ini adalah sistem hidroponik yang paling tidak bermasalah untuk dilakukan.

Akar tanaman yang Anda tanam selalu berada di bawah permukaan air, sehingga Anda memerlukan sistem ventilasi yang baik agar tanaman Anda dapat tumbuh dengan normal dan cepat. Pasang sistem ventilasi di bagian bawah wadah dan biarkan udara keluar dari mesin oksigen dengan selang karet berlubang agar oksigen dapat didistribusikan secara merata di dalam sistem.

3. Sistem aeroponik

Sistem hidroponik selanjutnya adalah sistem aeroponik. Metode aeroponik ini menggunakan air yang telah diatomisasi dan dialirkan ke akar tanaman yang telah diatur sedemikian rupa. Cara tanam ini adalah salah satu cara tanam yang paling sulit dan mahal, namun tidak memakan banyak ruang di rumah Anda.

4. Sistem tetes

Metode hidroponik selanjutnya adalah sistem tetes. Cara ini menggunakan sistem ventilasi untuk mengalirkan air yang sebelumnya telah diberi nutrisi seperti pupuk dan pupuk tanaman dan yang diteteskan secara teratur ke akar dan batang tanaman. Metode ini cukup rumit karena Anda perlu memastikan bahwa kelebihan air berkarbonasi terbuang percuma dan nutrisi berlebih tidak membusuk tanaman Anda. Anda juga dapat menanam tanaman yang lebih besar menggunakan metode ini karena tidak memakan banyak ruang untuk mengosongkan bagian bawah wadah.

5. EBB dan metode aliran

Metode tanam hidroponik selanjutnya adalah EBB dan Flow. Dengan metode ini, terdapat pengatur waktu yang mengatur waktu pengurasan air yang telah dibuahi ke tanaman Anda dalam kurun waktu tertentu. Cara ini juga menggunakan selang untuk mengalirkan kelebihan air agar tidak merusak tanaman dan buah yang Anda tanam.

6. Metode film nutrisi

Metode Nurtrient Film secara rutin membersihkan tanaman hidroponik Anda dari air yang mengandung pupuk dan unsur hara lainnya, dengan menggunakan pipa di bawah tanaman yang Anda tanam. Metode ini sangat berbeda dari metode lainnya karena akar tanaman Anda tidak terendam air dan hanya dikeringkan melalui air. Dengan metode ini, Anda perlu mencegah akar tanaman menghalangi aliran air dan mencegah tanaman lain menjadi miskin nutrisi.

7. Metode Bubbleponic

Seperti namanya, metode ini mengandalkan gelembung udara yang dibuat oleh sistem ventilasi agar tanaman Anda dapat terus tumbuh dan mendapatkan oksigen yang cukup. Metode ini juga mengharuskan akar tanaman Anda tetap berada di dalam air dan telah disuplai dengan nutrisi agar tanaman dapat tumbuh dengan subur

8. Sistem pemupukan

Metode terakhir yang bisa Anda gunakan adalah sistem kesuburan. Teknik ini mengharuskan Anda mengalirkan air yang mengandung nutrisi dan nutrisi melalui irigasi. Dalam sistem ini, biaya pemupukan berkurang karena pemupukan langsung diterapkan bersamaan dengan penyiraman tanaman. Metode ini juga membuat Anda lebih ekonomis karena mengurangi penggunaan pupuk karena ditambahkan ke tanaman Anda dalam jumlah kecil, tetapi terus menerus.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *