Simak Penjelasan Lengkap Bahan Serat Di Bagi 3 Jenis

Bahan kerajinan serat alam berasal dari alam. Bahan serat alam yang dimaksud adalah bahan organik yang tidak diolah kembali melalui proses dan penambahan bahan kimia yang menjaga keasliannya dan mengutamakannya. Serat biasanya digunakan sebagai bahan baku dalam pembuatan benang atau kain, yang kemudian menjadi pakaian atau kerajinan tangan.

Produk artisanal masyarakat memiliki ciri khas tersendiri. Biasanya sesuai dengan jenis bahan alami yang digunakan.
Tahukah Anda bahwa bahan serat alam dapat dibedakan menjadi tiga jenis, yaitu? Jangan khawatir, kami akan mengurusnya untuk Anda semua.
Pertanyaan “bahan serat alam dapat dibedakan menjadi tiga jenis yaitu” merupakan pertanyaan ilmiah yang sering ditanyakan.

Bahan serat alam dapat dibedakan menjadi tiga jenis, yaitu serat tumbuhan (vegetable fiber), serat hewani (animal fiber), dan serat mineral (mineral fiber).
Untuk lebih jelasnya mengenai ketiga serat tersebut, mari kita simak penjelasannya berikut ini.

1. Serat nabati

Serat tumbuhan adalah serat yang berasal dari tumbuhan. Serat ini berasal dari berbagai tanaman seperti serat kapas, serat rami, serat tebal dan sebagainya.
Serat nabati dapat dikelompokkan menurut asal nabatinya, yaitu:

• Benih
Serat yang diperoleh dari bijinya terdiri dari serat kapas dan serat kapuk. Serat kapas (Gossypium hirsutum) termasuk dalam kelompok serat buah-buahan yang digunakan terutama sebagai bahan baku tekstil.

• Serat kapas
Serat kapas adalah serat halus yang menutupi biji berbagai jenis Gossypium atau biasa dikenal pohon kapas atau tanaman yang berasal dari daerah tropis atau subtropis. Serat kapas dapat dipintal atau ditenun. Serat kapas biasa disebut sebagai bahan tekstil kapas. Beberapa sifat serat kapas adalah dapat menyerap air, tahan panas pada suhu tinggi, mudah kusut.

Baca Juga  Simak Beberapa Teknik Membuat Kerajinan Bahan Keras

• Serat goni
Serat rami berasal dari kulit batang pohon yang digunakan untuk membuat karung. Rami telah dikenal sejak zaman Mesir kuno, memiliki kekuatan dan kilau sedang.

Serat ini merupakan serat terpenting kedua dalam industri tekstil karena sangat esensial dalam kehidupan manusia. Selain dibuat menjadi tali dan karung, serat rami juga dibutuhkan untuk bahan permadani, gorden, dan kertas.

• Serat rami
Serat rami berasal dari tanaman rami (Boehmeria nivea), tanaman ini berumur panjang, batangnya tinggi dibandingkan tanaman serat lainnya, juga kecil dan lurus.
Serat rami biasanya dipintal atau ditenun menjadi kain di Jepang, di Indonesia biasa digunakan sebagai jaring, kain dan tali-temali. Rami memiliki sifat umum kapas, yaitu lebih cerah, lebih kuat, lebih menyerap dan lebih tahan terhadap bakteri.

2. Serat hewani

Seperti namanya, serat hewani adalah serat yang berasal dari hewan. Misalnya serat wol dan serat sutra. Hewan yang menghasilkan serat hewani biasanya adalah hewan berbulu.

• Serat wol
Serat wol berasal dari bulu hewan, seperti bulu domba atau bulu domba. Menurut menenun, serat wol dikelompokkan menjadi tiga: wol halus, wol sedang, dan wol kasar. Ketiganya memiliki arti tersendiri, karena wol mentah biasanya dibutuhkan untuk membuat bahan tekstil yang lebih berat. Wol biasanya dibuat untuk kebutuhan pakaian, pakaian hangat, selimut, tenun dan rajutan.

Dipinjam dari situs Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (kemdikbud), wol itu kuat, lentur, lembut, sifatnya keriting, sehingga bisa dibuat menjadi benang halus.

• Serat sutra
Serat sutra berasal dari serangga yang disebut lalat, yang terbentuk dari cangkang ulat sutra. Serat sutra adalah filamen yang dihasilkan oleh larva ulat sutra untuk membentuk selungkup. Sutra memiliki beberapa sifat seperti daya serap tinggi, kekuatan tinggi, grip lembut, tampilan mewah dan cantik, serta tidak mudah kusut.

Baca Juga  Simak Jenis Kemasan Untuk Kerajinan Dari Bahan Lunak

3. Serat mineral

Serat mineral biasanya terbuat dari asbes. Bahan asbes merupakan bahan yang biasa digunakan dalam pembuatan botol, kaca, fiberglass dan lain-lain.
Kini telah terjawab bahwa bahan serat alam dapat dibedakan menjadi 3 jenis, yaitu? Semoga ulasan ini bermanfaat dan menambah wawasan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *