Jualan Laris di Bulan Puasa

Strategi Agar Jualan Laris di Bulan Puasa

Strategi Agar Jualan Laris di Bulan PuasaJualan Laris di Bulan Puasa

TerSurat.com Yogyakarta – Usaha kecil di bulan puasa memiliki banyak peminat, sehingga timbullah image di tengah masyarakat bahwa sebagian dari mereka yang menjalankan bisnis tersebut belum mahir dalam mengolah makanan.

Anda yang membaca artikel ini tentunya sudah sering mengeluarkan uang untuk belanja takjil/lauk yang disantap bersama keluarga sewaktu berbuka. Namun, tidak jarang kecewa dengan rasa, tidak sesuai dengan ekspektasi pada saat melihat jajanan tersebut.

Nah, berikut tips yang bisa dipraktekkan agar tidak mengalami kerugian dalam usaha ini.

Memulai usaha sebelum memasuki bulan ramadhan

Melihat situasi yang terjadi tersebut, salah satu strategi yang bisa Anda jalankan agar jualan laris di bulan puasa adalah memulai usaha sebelum atau menjelang bulan ramadhan.

Anda sudah bisa memulai jualan sebulan sebelum memasuki bulan ramadhan. Tujuannya adalah agar masyarakat bisa menikmati dan mencoba rasa jajanan yang ditawarkan.

Dengan demikian, ketika memasuki bulan suci, mereka tidak lagi ragu untuk membeli jualan yang Anda tawarkan.

Anda sudah menang satu langkah dengan para pesaing bukan?

Mencari tahu kondisi pasar

Ketika terbesit dalam pikiran soal ide usaha yang ingin dijalankan, pastinya secara sadar Anda melihat peluang tersebut. Melihat kondisi pasar, yang memungkinkan ide usaha bisa dijalankan dan berkembang.

Namun, hal itu belum cukup. Anda harus melakukan riset untuk mencari tahu kondisi pasar yang sebenarnya. Bagaimana kebutuhan masyarakat akan produk dari ide usaha Anda.

Baca Juga  5 Resiko Bisnis barbershop yang mungkin Dialami

Pengetahuan tentang kebutuhan masyarakat tidak lain adalah untuk mengetahui prospek pertumbuhan usaha Anda dikemudian hari. Selain itu, juga berfungsi untuk menjadi dasar penghitungan modal awal menjalankan usaha.

Anda juga harus mempertimbangkan jumlah pesaing dari ide usaha tersebut. Lebih baik berkorban waktu dan tenaga untuk mengetahui lebih detail soal ini, karena akan menjadi salah satu faktor keberhasilan usaha Anda.

Produk yang fresh

Coba tanyakan pada diri Anda, apakah produk kuliner yang akan dipasarkan memiliki kelebihan dari produk yang sejenis. Jika memiliki hal tersebut, maka peluang untuk menjadi sukses dalam bisnis kuliner pastinya sangat terbuka.

Tapi, jika produk Anda tidak memiliki keunikan yang berarti, jangan pesimis dulu. Banyak hal yang bisa dilakukan untuk menarik konsumen. Seperti, memperbaiki pelayanan, kebersihan dan kerapian lokasi penjualan, dekorasi atau suasana ruang yang lebih nyaman dan sebagainya.

Lokasi penjualan

Memutuskan suatu lokasi yang tepat untuk usaha, harus menjadi prioritas. Anda harus melihat target pasar, apakah menyasar pekerja, anak kuliahan, anak sekolah atau masyarakat luas.

Contohnya, jika Anda memiliki produk nasi campur, maka target pasarnya bisa masyarakat umum, pekerja atau mahasiswa. Jadi, carilah lokasi yang berdekatan dengan sumber pelanggan dengan akses jalan yang memadai.

Sekedar informasi yang bisa menjadi strategi bisnis kuliner di lingkungan mahasiswa. Mahasiswa cenderung menginginkan jenis makanan yang murah dengan porsi yang banyak. Sementara untuk kualitas (rasa) biasanya menjadi nomor dua.

Jika rasa produk kuliner tidak konsisten, itu bisa membuat image yang Anda bangun bisa runtuh. Masa ada sih makanan yang hari ini rasanya lain, hari berikutnya lain juga! Orang bisa meragukan produk kuliner Anda bukan?

Baca Juga  Dropship VS reseller, mana yang lebih CUAN?

promosi agar jualan laris di bulan ramdhan

Biasanyapasar ramadhan baru buka jika memasuki bulan puasa, sehingga tempat berjualan yang strategis masih belum tersedia.
Untuk mengatasi hal tersebut, salah satu promosi yang bisa dilakukan adalah memperkenalkan jualan melalui sosial media.

Sistem yang bisa digunakan adalah pesan antar. Anda hanya membuat takjil atau masakan sesuai dengan pesanan dan bersedia mengantar ke rumah pemesan.

Sistem delivery ini sangat cocok diterapkan di perkotaan. Walaupun banyak pebisnis rumahan telah melakukannya di daerah demi memperoleh pelanggan.

Demikian artikel Jenis Bisnis Makanan dan Strategi Agar Jualan Laris di Bulan Puasa, semoga menjadi bahan bacaan yang bermanfaat untuk Anda.

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *