Jangan berlebihan mengkonsumsi gula! Ini hitungan konsumsi gula per harinya

Jangan berlebihan mengkonsumsi gula! Ini hitungan konsumsi gula per harinya

Yogyakarta, Tersurat.com – Gula merupakan sumber energi yang dibutuhkan manusia. Tetap saja meskipun begitu, juga perlu memperhitungkan asupan gula harian dalam makanan dan minuman setiap hari. Hal ini karena konsumsi gula yang berlebihan dapat memicu berbagai gangguan kesehatan.

Selain menyebabkan kerusakan gigi, konsumsi gula yang berlebihan setiap hari dapat menyebabkan penambahan berat badan. Terakhir, memungkinkan juga mengalami sakit seperti obesitas, tekanan darah tinggi, diabetes, dan penyakit liver. Oleh karena itu, penting untuk selalu menyesuaikan asupan gula Anda setiap hari.

Batas konsumsi gula penderita diabetes

Batasan konsumsi gula per hari yang direkomendasikan Kementerian Kesehatan adalah 10% dari total energi. Jika Anda makan rata-rata 2.000 kalori per hari, jumlah yang disarankan ini setara dengan 50 gram gula pasir, dan 4 sendok makan per orang per hari. Sementara itu, American Heart Association (AHA) merekomendasikan untuk membatasi asupan gula per orang per hari hingga kurang dari setengah kalori per hari.

Kebutuhan gula per hari

Bagaimana Anda membatasi asupan gula agar tidak melebihi batas yang disarankan? Mari simak bersama.
Berdasarkan rekomendasi AHA, batasan asupan gula harian untuk pria, wanita, dan anak-anak adalah sebagai berikut:

  • Membatasi asupan gula pria
    AHA merekomendasikan agar pria dewasa membatasi asupan gula harian mereka hingga 150 kalori atau kurang. Jumlah tersebut setara dengan 38 gram atau 9 sendok teh gula.
  • Membatasi asupan gula wanita
    Dianjurkan agar semua wanita mengonsumsi kurang dari 100 kalori per hari, atau setara dengan sekitar 25 gram dan 6 sendok makan kecil gula.
  • Batasan asupan gula untuk anak-anak
    Anak usia 2-18 tahun tidak dianjurkan mengkonsumsi gula melebihi setara 25 gram atau 6 sendok makan gula dalam satu sendok teh.
  • Membatasi asupan gula dalam makanan dan minuman
    Batasi secara perlahan asupan gula Anda per hari jika Anda menggunakan gula dalam makanan dan minuman serta sebagai penyedap masakan. Untuk meningkatkan rasa minuman, pemanis alami seperti madu harus ditambahkan ke dalam minuman.
  • Membatasi konsumsi minuman manis dan bersoda
    Tubuh manusia mencerna gula yang terkandung dalam minuman lebih cepat daripada makanan. Akibat terlalu banyak mengonsumsi minuman manis, ada kemungkinan lonjakan gula darah juga akan meningkat. Misalnya, minuman ringan mengandung 9,75 gelas alkohol bahkan gula. Jumlah ini melebihi batas harian yang direkomendasikan untuk konsumsi gula. Ini juga mengandung 150-300 kalori, yaitu sekitar setengah dari jumlah gula yang ditambahkan ke soda lain seperti jus buah manis. Oleh karena itu, perlu dilakukan pembatasan konsumsi soda untuk mengontrol gula darah.
  • Makan makanan dalam bentuk aslinya
    Cara membatasi asupan gula keesokan harinya adalah dengan mengonsumsi makanan dalam bentuk aslinya, bukan dalam bentuk olahannya. Gula alami ditemukan dalam makanan yang mengandung buah segar. Anda juga bisa makan buah setiap hari sebagai makanan penutup. Oleh karena itu, tidak perlu lagi mengonsumsi gula rafinasi.
  • Bacalah label nutrisi pada kemasannya
    Saat makan makanan kemasan, pastikan untuk memeriksa label nutrisinya dan melihat berapa banyak karbohidrat, protein, dan gula yang dikandungnya. Cara mudah untuk mengetahui kandungan gula pada minuman dan makanan kemasan adalah dengan memperhatikan kata yang diakhiri dengan “osa” seperti glukosa, fruktosa, dekstrosa, galaktosa, maltosa, dan lain-lain.
Baca Juga  Sudah menjalani diet rendah karbohidrat, tapi kenapa berat badan Anda tidak turun? 7 Inilah penyebabnya

Makanan yang mengandung nutrisi

Cara mudah lainnya adalah dengan memesan makanan yang mengandung nutrisi seperti FITCO Eats. Semua makanan dan minuman yang diproduksi oleh FITCO Eats mengandung nutrisi yang pasti, sehingga Anda dapat mengkonsumsinya dengan andal dalam tubuh Anda. Selamat menjalankan kesehatan, ingat kesehatan mahal harganya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *